BORERO.ID TERNATE – Pemerintah Kota Ternate akan memfokuskan pada agenda reformasi perlindungan sosial Tahun 2022. Ada tiga reformasi yang dilakukan Pemerintah Pusat di APBN 2021-2022 yakni reformasi bidang kesehatan, bidang kebencanaan dan bidang perlidungan sosial bagi seluruh penduduk.
” Rapat koordinasi dengan BPS fokus terhadap persiapan reformasi perencanaan bidang perlindungan sosial, sehingga kita harus satu data dalam perencanaan,” kata Kepala Bappelitbang Kota Ternate, Rizal Marsaoly, Rabu (21/9/2022) kemarin, usai mengikuti rapat koordinasi dengan BPS Kota Ternate di Royal Resto.
Menurutnya, dalam pembahasan tersebut adalah bagaimana bisa berkolaborasi, agar bisa merespon terjadinya kemiskinan ekstrem usai dua tahun bencana pandemi Covid-19 Indonesia. “Kenapa begitu karena target pak Presiden pada 2024 nanti angka masalah ini harus zero/0 persen,” jelasnya.
Ia bilang, dari itulah bagimana sebagai pemrintah daerah meresponnya, karena rapat tersebut sangat penting dilakukan. “Jadi BPS pada minggu depan akan sudah turun ke masyarakat lakukan sosialisasi dan lakukan pengambilan data,” ungkapanya.
Selain itu, sesuai petunjuk pemerintah pusat dimana Wali Kota dan Bupati di daerah mendapatkan reformasi sistem registrasi sosial langsung. Sehingga BPS Kabupaten/Kota dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat daerah. “Hal ini agar bisa sebagai langka awal pendataan registrasi sosial ini, ” tandas Rizal.
Ia menambahkan, tahap ini dilakukan dua kali. Ditahun ini baru sifat koordinasi dan konslidasi tehnis, kemudian kesiapan basis data dan pengumpulan data. “Ditahun 2023 ada tiga agenda lagi, yakni pengelolaan data, analis data dan penyerahan data,” pungkasnya. (Red/Nyi)



