BORERO.ID TERNATE – Kelanjutan pekerjaan proyek reklamasi di Salero dan Dufa- Dufa Pantai hingga memasuki akhir tahun anggaran 2022 baru dikerjakan.
Proyek penimbunan kawasan pantai Kota Ternate itu diketahui menelan anggaran sebesar Rp1,8 miliar dalam APBD Induk 2022. Sesuai amatan media ini sudah sepekan lebih proses penimbunan dikerjakan di November 2022.
Baru dimulainya pelaksanaan pekerjaan proyek reklamasi itu menuai sorotan ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Anas U. Malik. Ia mengaku, terkait keterlambatan sejumlah pekerjaan fisik akan ditindaklanjuti komisi III dengan turun langsung memantau progres pekerjaan di lapangan. “ Dalam waktu dekat kita akan turun pantau di lapangan, seluruh pekerjaan fisik, bukan hanya proyek reklamai saja, tapi semua pekerjaan fisik, baik pemasangan tetrapod di Pelabuhan penyebrangan Sulamadaha-Hiri. Soal penimbunan reklamasi Salero- Dufa-Dufa ini kita juga belum pantau di lapangan,” kata Anas, Senin (14/11).
Baca juga : Anas Sebut Pekerjaan Fisik di Ternate Rendah
Anggota DPRD Fraksi Golkar ini juga menyoroti pelaksanaan pekerjaan jalan hotmiks dalam Kota Ternate yang hingga memasuki akhir tahun anggaran belum juga selesai.
” Komisi III juga berencana memanggil Dinas PUPR untuk dimintai penjelasan, pasca kunjungan ke lapangan nanti,” ujar Anas. (Gan)



