BORERO.ID TERNATE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara saat ini telah melakukan proses verifikasi adiministrasi kepada 17 Bakal Calon (Balon) Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Proses verifikasi ini juga diantisiapasi KPU terkait berkas administrasi ganda seperti syarat dukungan.
17 Balon anggota DPD RI itu bakal meramaikan Pemilu 2024 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Utara. Mereka diantaranya, Hasby Yusuf, Helmi Umar Muchsin, Hidayat M. Sjah, Ikbal Hi. Djabid, Makmurdin Mus, Namto Roba, Natali Defita Pasimanjeku, Privco Sebastian Bitjoli, R. Graal Taliawo, Rivai Umar, Rosiana Syarif, Sahrani Somadayo, Sahrin Hamid, Sallu Ajam, Sarka Eladjouw, Sudjud Siradjuddin, dan Sugeng Cahyono.
Anggota KPU Malut Buchari Mahmud, mengaku terhitung 30 Desember 2022 proses verifikasi adminitrasi sudah dimulai. ” Saat ini dalam verifikasi adminitasi sampai 26 Februari 2023 dilanjutkan dengan verifikasi faktual. Kalau lulus administrasi, dilanjutkan ke verifikasi faktual. Jika nanti ada temuan ganda maka dilakukan klarifikasi, diundang kepada yang bersangkutan,” katanya kepada media ini usai kegiatan FGD peran media mensukseskan pemilu 2024 di Red Cornel Ternate.
Buchari menyatakan, proses administrasi dari 17 bakal calon anggota DPD RI itu yang dilakukan KPU tidak menjadi kendala karena sama halnya dilakukan di partai politik kemarin dengan menggunakan sipol sebagi alat bantu. ” Kalau ini (DPD) menggunakan Silon sebagi alat bantu,” ujarnya.
Untuk itu, Buchari menghimbau para Balon yang sudah diterima berkasnya maka segara mengekuti progres yang dilakukan KPU Malut. Karena KPU bakal melakukan langkah-langkah kordinasi tertentu.
” Ada hal-hal yang perlu diklarifikasi saat proses verifikasi adminitrasi dilakukan. Contohnya ganda antar calon yang perlu ada klarifikasi sebenarnya terkait dukungan. Maka dia (Balon) harus membuat pernyataan sehingga dibutuhkan ada kerjasama,” harap Buchari. (Red)



