TIDORE  

Warga Oba Minta 10 Anggota DPRD Dapil II Sikapi Peryataan Gubernur

BORERO.ID,– Polemik Batas wilayah Kota Sofifi yang di sampaikan gubernur mlauku Utara Abd. Gani Kasuba menjadi polemik dikalangan masyarakat Oba saat ini, Karena cita – cita masyarakat untuk masuk dalam daerah administratif kota Sofifi saat pemekaran nanti pupus sudah.

karena Pemerintahan provinsi Maluku Utara menetapkan wilayah pemekaran kota Sofifi hanya sampai pada desa Gita kecamatan Oba, dengan demikian maka sebagian besar desa yang masuk dalam kecamatan Oba dan Oba selatan tidak teakomodir masuk ke dalam wilayah kota Sofifi, karena sebagian wilayah di tiga kabupaten masuk wilayah Sofifi.

Hal itu mengundang reaksi tokoh muda kecamatan Oba angkat bicara, salah satunya Ketua DPK KNPI Kecamatan Oba Masdar Hi. Ahmad menyampaikan bahwa, pernyataan yang di sampaikan oleh bapak Gubernur Maluku Utara harus di tanggapi oleh 10 Anggota DPRD Kota Tidore Kepulaun dapil II, sebab ini menyangkut dengan kegelisahan masyarakat di Kecamatan Oba dan Kecamatan Oba Selatan.

Masdar melihat, tidak ada respon dari anggota DPRD Tidore Kepulauan, dalam hal ini 10 anggota DPRD dari dapil oba, pada hal harapan kami ada di mereka.

“10 Anggota DPRD Tidore Kepulauan dapil II jangan hanya diam dan membisu”. Ucapnya

Lanjut Masdar, batas wilayah Kota Sofifi ini tidak adil dan terlihat tebang pilih , sehingga kami minta 10 anggota DPRD dapil III harus angkat bicara, dan manyatakan siap bersama dengan masyarakat di dua Kecamatan untuk menolak pernyataan Bapak Guburnur Maluku Utara.

“masyarakat hanya mengiginkan wakil rakyat berbicara di publik bahwa kami bersama kalian itu saja tidak lebih”. Pungkasnya.

Sebagai anggota DPRD sehurusnya lebih jelih melihat kondisi yang berkembang di kalangan warga, agar bisa menyesuaikan. Sebab di pundak kalian kami titipkan sejuta harapan. “Kalian punya peran penting dengan jabatan yang di manahkan kepada kalian”. Tutur Masdar

Ketua DPK KNPI Oba meminta 10 Anggota DPRD Tidore Kepulauan harus berani menyatakan sikap, sebab ini sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat.

“jika ini tidak di lakukan, maka kami DPK KNPI Kecamatan Oba akan turun konsolidasi di dua kecamatan dan menyampaikan mosi tidak percaya kepada 10 anggota DPRD dapil III Tikep”. tutupnya.(Lee)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *