BORERO.ID,- Sebanyak Emppat Puluh orang peserta dari Usaha Mikro (UM) Kerajinan dan Masyarakat di Kota Tidore Kepulauan mengikuti pelatihan ketrampilan kerajinan craft yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop dan UM) Kota Tidore Kepulauan.
Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu (19/05) hingga Jumat (21/05) di Gedung SMK Negeri 1 Tidore Kota Tidore Kepulauan, kegiatan tersebut mengunakan Dana Alokasi Khusus Non Fisik (DAK NF) Tahun Anggaran 2021.
Kegiatan Tersebut mengahdirkan mentor dari LPK Bangkit Mandiri Wanita Karanganyar, Jawa Tengah yakni Luluk Syofiatun Ekaningsih.
Selain diberikan materi, Luluk langsung memeberikan praktek pelatihan kepada peserta untuk membuat kerajinan dengan memanfaatkan bahan – bahan dari Pelepah Pisang (Gedebok) untuk dibuat produk Usaha Mikro yang memiliki daya jual tinggi.
“ Pelatihan ini merupakan pelatihan pertama di Kota Tidore Kepulauan maupun di propinsi Maluku Utara, namun seperti ini perlu ditingkatkan sehingga para pengrajin lebih inovatif sehingga produk kita mudah disukai oleh pangsa pasar, apalagi dengan memanfaatkan media digital, ” jelas Luluk Syofiatun Ekaningsih.
Sementara itu, Koordinator Pendamping UMKM sekaligus Kasie Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Kepulauan Karim Rabo, S.Sos mengatakan, kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka mendidik peserta pelatihan agar lebih produktif dan banyak varian atau bentuk baru yang menarik.
” Tujuanya diharapkan bisa berkembang lebih baik khususnya pada ketrampilan kerajinan craft khusus Pelepah pisang yang ada di kota Tidore kepulauan, karena pelepah pisang yang ada di tikep cukup melimpah, sayang kalau tidak diolah” Ujar Karim.
Pembinaan dan pelatihan ketrampilan kerajinan craft bagi Usaha Mikro seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan apalagi di tahun ini Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Kepulauan telah membangun Gedung Pusat Promosi sentra IKM yang berlokasi di Pantai Tugulufa.
Hal penting juga adalah salah satu hajatan Nasional yaitu sail Tidore, harapan kami bahwa hasil dari pelatihan ini akan muncul pengrajin pelepah pisang yang hebat sehingga pada sail nanti sudah ada produk yang dapat promosikan untuk dipajang pada gedung promosi kerajinan tangan menggunakan pelepah pisang dari Tidore.
meskipun pandemi Covid-19 Masih berjalan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan terus melakukan peningkatan pelatihan dan pembinaan terhadap pengusaha mikro agar lebih eksis lagi, Sehingga usaha mikro bisa bangkit dan mampu meningkatkan perekonomian di Kota Tidore Kepulauan.
Lebih lanjut Karim menjelaskan, meskipun dampak Covid-19 relatif kecil dirasakan oleh penggiat Usaha Mikro, pemerintah melalui dinas terkait akan melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga stabilitas dan kwalitas produk.
“ Karena pelatihan ini sangat membantu pemerintah untuk pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional akibat wabah Corona khususnya di Kota Tidore Kepulauan yang kita banggakan ini” Ujar Karim yang juga sekertaris NU kota Tidore tersebut.(Lee)



