TIDORE  

Anggota MPR RI Husain Alting Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Kecamatan Oba Tengah

BORERO.ID, — Anggota MPR Husain Alting dari dapil Maluku Utara melakukan Sosialisasi empat pilar bersama masyarakat Kecamatan Oba Tengah. Kota Tidore Kepulauan, Senin (24/05/2021).

Sosialisasi empat pilar itu menjadi kewajiban anggota MPR yang diatur dalam Pasal 5 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.

” Bersama masyarakat Akelamo dan perwakilan beberapa desa, Husain mengajak kepada warga untuk menjaga persatuan dan kesatuan pasca momentum politik, Pilkada 9 Desember. Mari menghargai perbedaan pilihan politik, jangan ada dendam antar warga, dengan memahami perbedaan sebagai nilai perekat sudah tentu kedamaian akan hadir dalam kehidupan sehari-hari ” kata Husain.

Pada kesempatan tersebut, Husain Alting mengurai sejarah lahirnya Pancasila, UUD I945, NKRI, dan Bineka Tunggal Ika. Empat pilar ini merupakan warisan para pendiri bangsa, untuk itu patut diketahui, dipahami dan mengamalkan dalam bentuk sikap dan perilaku.

“Tiap warga negara berhak mengamalkan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya.

Husain sendiri mengajak warga untuk selalu mengingatkan kepada anak-anak di rumah, baik yang sementara sekolah dan selesai studi, untuk selalu meluangkan waktu mempelajari empat pilar. Penting bagi generasi muda di Kecamatan Oba Tengah mempelajari empat pilar,dan mengamalkan tiap spirit nilai yang terdapat di dalamnya.

“Jika kita telisik lebih dalam ternyata semangat dari Pancasila, UUD 1945 dan Bineka Tunggal Ika, tidak bertentangan dengan ajaran agama dan budaya yang kita miliki. Bahkan nilai empat pilar sendiri diangkat dari ajaran agama dan pengetahuan kebudayaan masyarakat setempat, ujar Husain.

Seperti nilai ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, Solidaritas Sosial, dan pengakuan atas perbedaan Agama dan Etnis. Sampai detik ini nilai-nilai tersebut ada di tengah masyarakat, terjaga dan terus di rawat sampai sekarang.

Warga masyarakat di Oba Tengah hidup dalam perbedaan baik itu etnis dan agama, sampai sekarang hidup berdampingan dan rukun, semua yang warga lakukan merupakan implementasi dari nilai-nilai empat pilar. Saya berharpa kita semua dapat menjaga dan merawat ini semua, harap Husain.(Lee)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *