BORERO.ID,- Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang di targetkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tidore Kepulauan, Namun hingga triwulan II belum juga mencapai target.
Dari target yang di tentukan 80 milyar, triwulan I yang terealisasi hingga kini masih 6 milyar.
Hal itu membuat ketua komisi II Murad Polisiri angkatan bicara, menurutnya walikota Tidore Kepulauan harus mengevaluasi SKPD yang tidak mencapai target PAD.
Misalnya saja seperti di tahun kemarin, di dinas PTSP dari PAD ijin trayek yang di targetkan 11 juta namun yang terealisasi hanya Rp. 300.000, sementara kita tau persis bahwa pengurusan ijin trayek di dinas perhubungan, hal ini masalah karena kurang kordinasi antar sesama SKPD.
” SKPD harus banyak berinovasi agar bisa mencapai target yang telah di tentukan, selain itu harus banyak melakukan koordinasi sesama SKPD untuk menopang PAD itu sendiri” ujar Ato sapaan Akrabnya.
Selain itu dirinya menyarankan untuk meningkatkan PAD kota Tidore harus ada jembatan timbang yang di bangun di setiap pelabuhan Ferry Karena banyak mobil truk yang melintas di kota Tidore kepulauan, karena banyak mobil truk yang melintas di wilayah kota Tidore Kepulauan banyak kelebihan beban sehingga bisa merusak jalan yang ada di Tikep.
Selain itu banyak hal yang bisa meningkatkan PAD kota Tidore, seperti di sektor pariwisata, jika pemerintah memeberikan pihak ketiga untuk mengelola wisata itu jauh lebih baik ketimbang pemerintah yang mengelola sendiri.
” Karena kita lihat di kota – Kota yang memiliki wisata yang maju banyak di kelola oleh pihak ketiga, karena pemerintah memiliki dana yang cukup terbatas” ujar ketua PKB Kota Tidore kepulauan tersebut.(Lee).



