TIDORE  

Pordi Tidore Siap Masifkan Olahraga Domino Hingga Ke Desa dan Kelurahan

ketua PORDI Kota Tidore, Muhammad Gorotomole

BORERO.ID – Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Kota Tidore Kepualauan menargetkan bakal memasifkan penguatan pembinaan olahraga Domino tingkat kelurahan dan desa se Kota Tidore kepualauan.

Target tersebut disampaikan ketua PORDI Kota Tidore Muhammad Gorotomole saat disambangi wartawan di Tong Cafe, Minggu 26 April 2026.

Muhammad Gorotomole menyatakan, setelah pelantikan pengurus Pordi Tidore kemarin, pihaknya beberapa program strategis untuk memajukan olahraga domino secara profesional dan terorganisir.

“Organisasi ini menargetkan penguatan pembinaan hingga ke tingkat akar rumput. Ini adalah amanah besar yang harus kami jalankan dengan sungguh-sungguh demi membumikan olahraga domino di Kota Tidore Kepulauan,” kata Muhammad Gorotomole.

Ia menuturkan, sebagai langkah konkret, PORDI Tidore akan membentuk gardu domino di seluruh kelurahan dan desa se kota Tidore dengan tujuan memperluas jangkauan pembinaan atlet serta menjadikan domino sebagai aktivitas olahraga yang merata di masyarakat.

“Tak hanya fokus pada pembinaan, PORDI Tidore juga akan membentuk dan melatih wasit resmi melalui program sertifikasi berjenjang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap pertandingan domino berjalan profesional, menjunjung tinggi sportivitas, dan sesuai standar aturan,” Ujarnya

Dalam rangka memperkuat ekosistem kompetisi lanjut Muhammad, PORDI Tidore tengah menyusun kalender event resmi yang akan memuat jadwal turnamen domino secara berkala.

Dengan adanya kalender ini, turnamen domino di Tidore diharapkan lebih tertata, konsisten, dan menjadi agenda rutin yang dinantikan masyarakat.

“Dengan gardu yang terbentuk, wasit kompeten, dan jadwal event yang jelas, kami optimis domino di Tidore akan semakin maju dan diminati,” Tuturnya

Ia berharap, program yang bakal dijalankan Pordi Tidore mendapat dukungan dari pemerintah daerah, karena kolaborasi yang kuat akan membuka peluang domino menjadi cabang olahraga berprestasi, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional hingga nasional.

“Domino kini bukan sekadar permainan, tetapi sudah mulai dikelola sebagai olahraga yang profesional dan siap melahirkan atlet berprestasi,” Pungkasnya **

Penulis: Airin***Editor: Redaksi
\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *