BORERO.ID, TERNATE – Pandemi coronavirus atau Covid-19 hingga saat ini masih mengancam ekonomi ditengah masyarakat. Tentu pemerintah membutuhkan skema untuk menghadapi covid sehingga dapat membantu kebutuhan masyarakat terutama para petani. Demikian seperti dicanangkan Dinas Pertanian (Distan) Kota Ternate terkait tenaga penyuluh serta pengembangan sektor pertanian berbasis Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam rangkah penguatan visi-misi Ternate mandiri dan berkeadilan (Ternate Andalan).
Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate Tamrin Marsyaoly mengaku, program pengembangan sektor pertanian untuk kedepan salah satunya menggerakan program Gapoktan. Tentu langkah ini cukup membantu petani dalam menggenjot sektor pertanian ditengah pandemi covid-19 saat ini. “Gapoktan itu paling memberi kontribusi besar terhadap pengembangan ekonomi petani di Kota Ternate,” kata Tamrin.
Dikatakan, selain itu penguatan para penyuluh pertanian juga dianggap sangat penting demi pengembangan Gapoktan. Hal demikian tentu membutuhkan dukungan Walikota Ternate Muhammad Tuhid Soleman namun mendapat respon positif setelah dilakukan rapat bersama, Selasa 10 Agustus 2021. “Setelah rapat bersama dengan Walikota Ternate siang tadi yang juga dihadiri para penyuluh mandapat respon baik,” ungkap dia.
Menurut Tamrin, perlu disadari Kota Ternate dalam pengembangan sektor pertanian tidak sama dengan kota lain, namun lebih mengarah ke gapoktan. Maka dalam rapat itu dibahas panjang lebar skema pemerintah Kota kedepan terkait pengembangan pertanian seperti membantu petani dari sisi sarana produksi. Hal ini juga demi memperkuat visi-misi Ternate Andalan dari sektor Pertanian. Karena itu Walikota Ternate langsung memberi arahan langsung untuk membuat rencangan program pertanian kedepan nanti.
“Selanjutnya tentang keterbatasan maupun kendala-kendala dihadapi penyuluh dilapangan juga mendapat respon baik Walikota Ternate,” tandasnya menghiri. (Red)



