BORERO.ID SANANA– Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara (Malut), mengapresiasi BPBD Kepulauan Sula (Kepsul) menyangkut pelatihan pencegahan mitigasi dan bencana. Hal ini disampikan Kepala Bidang Pencegahan Provinsi Malut Taufik Arman di beliga hotel, Senin (06/09/2021) kemarin.
Dikatakan, paradigma kebencanaan harus dipahami tidak responsif tapi perefentiv dalam konteks pencegahan. Sehingga ini menjadi rujukan BPBD Kepsul untuk melakukan kegiatan pelatihan. Sebab dalam kajian resiko bencana Tahun 2020 oleh Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), bahwa Kepsul sejuah ini sering terjadi bencana banjir. “ BPBD Kepsul harus punya peran penting dalam melakukan kegiatan mitigasi yang berbentuk struktural maupun non structural,” kata Taufik.
Semenatara Kepala Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sula Buhari Buamona mengatakan, khsusnya di Kepsul masih terkendala upaya penanganan bencana yang masih kurang efektif. Sebagai lembagi relatif baru, karena itu BPDB Kepsul dituntut terus mensosialisasikan keberadaan fungsi kontrol dan perannya seperti menggelar pelatihan semacam ini.
“ Supaya meningkatkan sumberdaya manusia untuk penanganan bencana, agar bisa memenuhi standar pencapaian penanggulangan bencana secara tepat dan efektif,” tandas Buhari. (Ano)



