Tampil Perdana Riswan Lauhin Buktikan Bersama Persebaya di Liga I

Riswan Lauhin (Dok : Bonek Persebaya)
BORERO SPORT – Persebaya Surabaya sukses meraih kemenangan perdana di BRI Liga I. Kemenagan 2-0 saat melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (1/8/2022) malam baru-baru ini.
Dua gol Persebaya dicetak  masing-masing Sho Yamamoto dan Rizky Ridho.
Dibalik kemanangan itu, ada aksi Riswan Lauhinbegitu kokoh mengawal benteng pertahanan selaku bek Persebaya Surabaya hingga fulltime. Laga melawan Persita Tangerang malam itu adalah ajang pembuktian Riswan sebagai pemain muda asal Halmahera Selatan, Maluku Utara,  tampil apik secara baik.
Diberi kepercayaan tampil sebagai starter pada laga perdana penuh bergengsi itu, Riswan merasa terharu hingga menangis setelah meraih kemenganan bersama skuad Persebaya Surabaya.
Dilansir dari akun Bonek Surabaya, aksi Riswan Lauhin usai pertandingan Persebaya melawan Persita menjadi sorotan. Pemain berusia 22 tahun terlihat menangis sambil mencium logo Persebaya Surabaya di jerseynya yang penuh dengan keringat.
Ekspresi emosional Riswan Lauhin itu tentu bukan tanpa sebab. Pasalnya, pemain asal Halmahera Selatan, Maluku Utara itu mencatatkan debut starter untuk Persebaya Surabaya di Liga 1. Penampilan pertama Riswan Lauhin sejak menit pertama pun berakhir apik.
Duetnya di lini belakang bersama Rizky Ridho selama 90 menit berakhir dengan kemenangan skuad Bajul Ijo. Persebaya Surabaya menang 2-0 tanpa balas dari Persita Tangerang.
Nama Riswan Lauhin mulai diperbingancangkan di kalangan pendukung Persebaya Surabaya. Penampilan kokohnya di lini belakang pada saat melawan Bali United di Piala Presiden 2022 menjadi sorotan. Riswan Lauhin yang tampil apik pun statusnya dipermanenkan Persebaya Surabaya.
Di balik suksesnya Riswan untuk mendapatkan kontrak professional, ternyata ada kisah dibalik perjuangannya. Ia hanya bermodal Rp.500 untuk bisa bertahan di Surabaya untuk mengikuti trial. Hal itu diketahui dari Video Youtube Ram Surahman. “500 ribu untuk pegangan” Ucap Riswan.
Ia mendapatkan dukungan dari keluarganya untuk bisa mencoba peruntungannya. Pemain yang masih berusia 22 tahun itupun mengaku sangat mengagumi Persebaya Surabaya. “Persebaya kan tim idola dari kecil dulu” ungkapnya.
Setelah dikontrak tim idolanya sejak kecil, Riswan mengaku punya ambisi tersendiri. Ambisi tersebut tak lain untuk bisa terus berkembang sebagai pemain dan bisa pensiun sebagai legenda Bajol Ijo. “Insyaallah pasti siap saya besar disini dan pensiun disini” ungkapnya. (Red)
\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *