Jadwalkan Periksa Oknum Dokter Diduga Aniaya FN Terekam CCTV

Kasat Reskrim Polres Ternate, IPTU Bondan Manikotomo | Foto : istimewa

BORERO.ID TERNATE – Penyidik Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Ternate menjadwalkan pada Senin (31/07/2023) pekan depan, akan memeriksa oknum dokter berinisial IF. Oknum dokter wanita ini dipanggil, guna diperiksa terkait dugaan kasus tindak pidana penganiayaan terhadap korban, seorang wanita inisial FN allias Natasya.

Penyidik juga akan memeriksa rekan dari oknum dokter inisial WID. Selain itu, penyidik juga merencanakan memeriksa seorang oknum Polisi berinsial A saat ini bertugas di Mapolda Malut. Oknum Polisi ini merupakan pacar dari oknum dokter IF yang diduga menjadi biang kerok  peristiwa tersebut.

Kepala Satuan Reskrim Polres Ternate, IPTU Bondan Manikotomo kepada media ini mengatakan, setelah menerima laporan dugaan kasus tersebut pada jumat pekan kemarin, pihaknya langsung menindaklanjuti untuk diselidiki.  Bahkan pihak-pihak  dianggap mengetahui peristiwa penganiayaan itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan. “Yang sudah hadir hari ini saksi sebanyak 2 orang. Teman pelapor dan penjaga kos-kosan,” katanya.

IPTU Bondan mengaku, tim penyidik sudah melayangkan surat panggilan kepada oknum dokter itu bersama rekannya untuk dimintai keterangan. “Rencana Senin untuk dokter dan temannya, setelah oknum dokter nanti kita lanjutkan pemeriksaan ke pacarnya,” bebernya.

Baca jugaOknum Dokter di Ternate Diduga Terlibat Penganiayaan Dilaporkan

Ia menambahkan,  pacar oknum dokter itu merupakan salah satu oknum anggota Polisi saat ini bertugas di Mapolda Malut. “Iya, anggota juga,” tambah dia. Motif terjadinyapenganiayaan lantaran IF diduga sebagai pelaku merasa cemburu terhdap korban. “Dasarnya itu aja karena Cemburu,” kata IPTU Bondan.

Diketahui bahwa tempat kejadian dugaan kasus tindak pidana penganiyaan itu di Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, Rabu 19 Juli 2023, sekitar pukul 05.30 WIT pagi.

Korban FN allias Natasya bersama rekan-rekannya, kemudian mendatangi  (SPKT) Polres Ternate guna membuat laporan polisi secara resmi. Laporan itu dibuat, karena korban bersama rekan-rekannya memiliki cukup bukti terekam CCTV  saat kejadian. (*)

Penulis : Asmul

Editor : Sandin Ar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *