BORERO.ID TIDORE – Seorang Kepala Desa (Kades) diketahui bernama Sabtu Kene berhasil menyulap beberapa bidang tanah untuk dijadikan tempat wisata kolam renang di Desa Oba, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepuluan (Tikep). Saat ini kolam renang yang diberi nama Ake Leilei itu menjadi salah satu wisata terfaforit bagi masyarakat khususnya di daratan Oba pada akhir pekan Sabtu dan Minggu.
Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Taufik Madjid, bahkan memuji Kades Oba, Sabtu Kene . Ini diketahui lewat postingan akun facebook Sabtu Kene setelah Taufik mengunjungi kolam renang ake leilei, sekitar Minggu (13/3/2022) kemarin.
Taufik turut bersama rombongan didampingi Wali Kota Kota Tidore Kepuluan Capt. Ali Ibrahim dan Kades oba, Sabtu Kene. Dalam postingan itu, Taufik sambil menatap handphonnya seperti melalukan live facebook. Lantas mengutarakan saat ini dirinya bersama Wali Kota Tidore berada di salah satu Desa Wisata, Desa Oba, yang ada kolam renang namanya Ake Leilei.
“ Kolam renang ini murni dibangun menggunakan Dana Desa selama 2 Tahun berturut-turut,” Kata Taufik seraya bertanya kepada Kades Oba. “ Iya dibangun dari Tahun 2000-2021,” sambung Kades Sabtu Kene.

Usai menyakan Kades, Taufik juga mengarahkan handphonnya ke Wali Kota Tidore dan menyatakan bahwa Walikota akan membantu memberikan fasilitasi yang lebih memadai di kolam renang Ake Leilei, Desa Oba ini. “Semoga diikuti Desa-Desa lain yang ada di tidore Kepulauan,” katanya menghiri.
Salin itu, salah satu akun facebook bernama Fatimah Yasmu. Dia menulis diberanda facebooknya bahwa exit program PID (Program Inovasi Desa) telah terwujud di Desa Balbar dan Desa Oba, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Disamping telah memberikan efek peningkatan income masyarakat secara ekonomi, juga diharapkan mampu berkontribusi pada PAD/pendapatan asli desa dengan sistem manajerial BUMDes yang dikelola secara baik sehingga tercapai Sustainable Development yang dirasakan manfaatnya secara jangka panjang dan terus menerus oleh masyarakat.
Diakhir, Fatimah menuliskan tagar#Dana Desa Ada Untuk Menghapus Kemiskinan dan Kebodohan. # Dana Desa Untuk Memajukan Masyarakat Dari Segala Sisi. (Red)


