BORERO.ID KEPSUL– Dari 50 orang peserta Pelatihan Potensi SAR Pertolongan di Permukaan Air (Water Rescue) berakhir, 49 orang dinyatakan lulus. Mereka dinyatakan lulus berdasarkan peniliaan dan pengujian tim instruktur dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate bersama tim Basarnas pusat, sejak digelar 8 sampai 13 Maret.
Tujuanya semata-mata tidak lain mengasah keterampilan atau melatih diri untuk meningkatkan kualitas personil di lapangan saat menghadapi resiko bencana di laut maupun di darat yang sering kali melanda wilayah Maluku Utara. Pelatihan itu berlangsung di pantai wisata pastina beach Kepuluan Sula, resmi berakhir dan ditutup langsung Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Muhamad Arafah, Minggu (13/3/2022).
“Pelatihan potensi SAR ini telah kita laksanakan, pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas bidang Pencarian dan Pertolongan,” kata Arafah memberi sambutan penutupan kegiatan.
Baca Juga : Petaka di Laut Mangoli, Empat Meninggal, Satu Belum Ditemukan
Secara geografis wilayah Maluku Utara cukup luas dengan daerah perairan serta cuaca yang cepat berubah. Potensinya sering kali terjadi kecelakaan pelayaran, penerbangan, bencana dan musibah lainya. Tugas pencarian dan pertolongan merupakan tugas bersama. Maka setiap orang mempunyai kewajiban untuk memberikan pertolongan kepada orang lain yang sedang tertimpa musibah atau bencana.
Karena itu, menurut Muhammad Arafah, diperlukan pembinaan terhadap personil akan terlibat dalam suatu operasi pencarian dan pertolongan nanti. Sehingga itu perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan SAR ataupun latihan pencarian dan pertolongan gabungan karena tugas ini sangatlah berisiko.
Dia berharap, melalui pelatihan potensi pencarian dan pertolongan ini dapat menghasilkan semangat kemanusiaan, kesatuan pola pikir tindak yang sama untuk memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan seoptimal mungkin.
“ Atas nama pribadi dan pimpinan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan pelatihan potensi pencarian dan pertolongan ini. Baik kepad peserta, team instruktur dan team dari basarnas pusat,”tutupny. (Red)


