BORERO.ID SOFIFI-Pergantian pejabat di lingkungan Pemerintahan Provinsi Maluku Utara (Malu) sudah sesuai hasil evaluasi Gubernur KH.Abdul Gani Kasuba. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Malut, Samsuddin Abdul Kadir, baru-baru ini.
Samsuddin mengaku, roling pejabat lingkungan Pemprov Malut berdasarkan hasil evaluasi karena Gubernur menginkan dalam waktu singkat perbaikan kinerja diakhir masa jabatan Gubernur. Pasalnya prestasi terjadi penurunan sehingga itu Gubernur merasa bahwa ini harus dilakukan perbaikan sesegera mungkin. “Kita tahu bahwa pemerintahan ini semacam satu tim, pembenahan-pembenahan lebih agar pencapaian kinerja itu sendiri yang dilihat gubernur. Mungkin beliau sudah berfikir untuk mana diganti dan dipindahkan,”kata dia.
Samsuddin menilai secara normal kalau dilihat pejabat atau OPD yang mana sudah tidak mampu maka diganti atau digeser. OPD diganti bisa saja tidak salah, tetapi gubernur menyesuaikan mana OPD yang bisa dan tidak bisa. ” Meskipun OPD itu kinerjanya bagus namun kita harus selesaikan sesegera mungkin biar lebih cepat,”ujarnya.
Menurut dia, Provinsi Malut secara pencapaian makro sudah bagus. Ada lima indikator menjadi ukuran oleh satu pemerintahan yakni pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, pengangguran, ginirasio, dan seterusnya. Saat ini ekonomi Malut tertinggi, dan kemiskinan menurun seiring terbukanya lapangan pekerjaan dan industrialisasi segala macam.
Hanya saja, kata Samsuddin, ginirasio sedikit melebar tapi itu adalah konsekuensi dari adanya peningkatan pendapatan di kelompok tertentu. Indikator ini harus dicapai dengan baik sehingga OPD diharapkan kerja maksimal agar bisa mencapai gol dalam pekerjaan sebagai tugas penuh tanggungjawab.
” Untuk itu, langkah cepat diambil ini menimbulkan polemik namun gubernur menginginkan diakhir masa jabatan bisa berjalan dengan baik, sehingga hasil evaluasi sudah kita masukkan dan keputusannya dari gubernur malut,”kata Samsuddin. (Red/iin)


