HALSEL  

Soal Pelabuhan, Wabup Halsel Sambut Positif The World Bank

Wabup bersam Sekda Halsel dalam kegiatan kunjungan tim teknis the world bank diruang tunggu lantai II Pelabuhan Babang (Dok : Mursal)

BORERO.ID HALSEL – Wakil Bupati (Wabup) Hasan Ali Bassam Kasuba bersama Sekretaris Daerah Saiful Turuy, mendampingi kunjungan tim teknis the world bank diruang tunggu lantai II Pelabuhan Babang, Kabupaten Halmahera Selatn (Halsel), Kamis (30/6/2022).

Diketahui kehadiran tim tersebut untuk bertugas dalam peningkatan dan modernisasi pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Maluku Utara (Malut) termasuk Pelabuhan Babang Kecamatan Bacan Timur, Halsel.

Wakil Bupati Bassam Kasuba menyampaikan, atas nama pemerintah Kabupaten  Halsel mengucapkan terima kasih kepada “the world bank” telah memberikan perhatian untuk peningkatan Pelabuhan Babang melalui bantuan hibah. Kabupaten Halel terdiri dari 30 Kecamatan dan dikelilingi pulau-pulau memiliki potensi berupa nikel, emas, ikan, perkebunan, kopra dan sektor usaha mikro belum dapat dimaksimalkan.

Hal ini karena fasilitas insfrastruktur dasar dalam proses pembenahan, salah satu fasilitas dasar khususnya transportasi laut. Karena itu Pelabuhan Babang perlu ditingkatkan dengan fasilitas lebih moderen guna mendukung percepatan peningkatan ekonomi masyarakat. Sebab fasilitas Pelabuhan babang masih terbatas disaat pelayanan kapal dengan ukuran besar sehingga tidak dapat terlayani secara optimal.

” Akibatnya kegiatan kapal- kapal lain terhenti, dan ini sangat mempengaruhi kinerja layanan pelabuhan babang. pelabuhan babang dengan fasilitas lapangan penumpukan kontener yang terbatas juga sangat dirasakan terdampak pada kinerja,” kata Wabup memberi sambutan.

Wabup mengungkapkan,pelabuhan Babang adalah pelabuhan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan sebagai pelabuhan pengumpul (hub regional) dengan wilayah administrasi, wilayah koordinasi, layanan penumpukan, serta layanan bongkar muat di kapal. Pelabuhan babang juga memiliki  fasilitas gudang yang terbatas sehingga ikut mempengaruhi kinerja layanan bongkar muat di pelabuhan Babang.  Hal ini seperti kapal curah bermuatan semen melakukan kegiatan bongkar di pelabuhan, dirasakan sangat lambat kegiatan bongkar.  Maka pengembangan pelabuhan babang sesuai RTRW Kabupaten Halsel diharapkan ke arah Desa Sayoang atau ke arah barat pelabuhan Babang, dan peruntukannya khusus pelayanan.

” Tentunya ada upaya penyiapan fasilitas pendukung dan penyiapan konveyor di darat. Kendala  yang kami sampaikan diatas, kami harap pihak the world bank memberi perhatian khusus untuk mendukung rencana pengembangan pelabuhan babang melalui hibah. Pemerintah kabupaten Halsel siap bersinergi dengan menyiapkan lahan untuk kepentingan pengembangan pelabuhan babang,” jelas Wabup.

Orang nomor dua di jajaran Pemerintah Halsel ini menaruh harapan agar implementasi pengembangan dan peningkatan pelabuhan babang menjadi salah satu pelabuhan laut modern dapat segera terealisasi. Dengan begitu  dapat meningkatkan kemakmuran bagi masyarakat di kabupaten halmahera selatan sebagai wujud dari telah diupayakan oleh pemerintah daerah bersama pemerintah pusat.  “Mari kita dukung dan jadikan program hibah “the world bank” ini sebagai momentum dalam upaya memajukan Kabupaten Halsel  baik lagi” tandasnya. (Red/Mur)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *