AMOB Desak Presiden Jokowi Segera Tetap DOB Sofifi

Papan nama kota sofifi provinsi maluku utara (Dok : istimewa)

BORERO.ID TERNATE – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa-Rabu (27-28/9/2022) akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku Utara untuk memantau langsung proses pembagian bantuan sosial ke masyarakat seperti di Kota Ternate dan Halmahera Barat.

Kedatangan Presiden Jokowi merupakan suatu kegembiraan bagi masyarakat Maluku Utara, tetapi banyak permasalahan sampai saat ini belum terselesaikan salah satunya adalah status ibukota Provinsi Maluku Utara, masih berstatus keluruhan. Demikian disampaikan Sekretaris Aliansi Masyarakat Oba Bersatu (AMOB) Ibrahim Jumati melalui siaran persnya.

Ketidakjelasan status ibukota Provinsi Maluku Utara, menyebabkan lambatnya perkembangan dan pembangunan Sofifi. Usia Sofifi sudah 23 tahun tapi wajah Sofifi tidak nampak layaknya sebuah Ibukota Provinsi. Iber sapaan Ibrahim Jumati, sangat berharap agar kedatangan Presiden kali ini bisa menyelesaikan permasalahan status Ibukota Provinsi Maluku Utara, DOB Kota Sofifi. Maka dengan ini, AMOB sebagai elemen masyarakat pemersatu Daratan Oba-Halmahera, menyatakan sikap sebagai berikut :

Meminta Presiden Joko Widodo utk menetapkan Sofifi sebagai DOB Kota Sofifi sesuai amanat Undang-Undang. Mendesak Gubernur Maluku Utara dan DPRD Provinsi Maluku Utara untuk segera merealisasikan Aspirasi Masyarakat Maluku Utara tentang DOB Kota Sofifi kepada Bapak Presiden Joko Widodo.

Memohon kepada Paduka yang Mulia Jou Kesultanan di Jazirah Moloko Kie Raha, Jou Sultan Tidore, Jou Sultan Ternate, Jou Sultan Bacan dan Jou Sultan Jailolo, untuk menjaga tanah leluhur dan tidak memberikan sejengkal pun tanah leluhur Moloko Kie Raha untuk di Eksplorasi Tambang oleh Pemerintah Indonesia.

” Kedepan kami akan mengkonsolidasikan penolakan tenaga kerja asing yang masuk bekerja di Tambang Moloko Kie Raha,” kata Ibrahim Jumati. (Red/Nyi)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *