BORERO.ID – Pelaksanaan STQ Nasional sesuai jadwal akan digelar 18 Oktober 2021 di Sofifi, Provinsi Maluku Utara. Tinggal 6 bulan maka selaku tuan rumah Provinsi Malut ditentut harus siap, sebelum masuk puncak pembukaan STQ. Kesiapan berupa infrastruktur penunjang STQ lebih dimantapkan. Karena itu tim Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Rabu (21/4) tadi, kembali mendatangi Pemprov Malut untuk pengecekan atau meninjau kesiapan STQ.
Kedatangan tim Kemenag RI itu terhitung sudah kali. Kali ini dibawah pimpinan Kepala Seksi Pengembangan Musabaqah, Alquran dan Alhadits, Helmi Saltian didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Lembaga Tilawah Alquran, Ali Sibromalisi, Ngabdul Rakhim, beserta Aminatun Zuhriyah. Mereka langsung mengecek lokasi perhelatan STQ tingkat Nasional ini. Diantaranya Mesjid Raya, Astaka atau panggung utama lomba, lokasi pelaksanaan mata lomba di gedung DPRD, gedung PUPR dan perumahan ASN.
Usai melakukan pengecek, tim Kemenag kemudian melakukan rapat bersama Sekda Provinsi Samsudin Abdul Kadir, beserta pantia STQ daerah Salmin Janidi, di kantor Gubernur Malut. Dalam rapat, Helmi Saltian mengaku pertama melakukan kunjungan mendapati sejumlah lokasi masih kosong bahkan ditumbuhi pohon, namun pada kunjungan kali ini terlihat sejumlah pembangunan termasuk perumahan ASN.
“ Jika Pemprov telah menyedikanan tempat tinggal peserta maka yang perlu disiapkan selanjutnya adalah tahapan pelaksanan STQ itu agar berjalan dengan sukses” harap Helmi
Sementara, Samsuddin Abdul Kadir meminta kepada instasi terkait agar lebih cepat lagi bergerak sehingga waktu ditargetkan untuk penyelesaian lokasi dapat tercapai. “ Saya juga meminta agar panggung utama dapat diselesaikan tepat waktu,” pinta Sekda Provinsi.
Ketua panitia STQ Daerah Salmin Janidi saat mendampingi tim mengatakan, sejumlah persiapan selama beberapa bulan terakhir ini dalam proses berjalan. Pembangunan masjid raya saat ini mencapai 61 persen, sementara untuk panggung utama (Astaka) sudah 40 persen. Selan itu perumahan ASN 3 yang disiapkan telah selesai dibangun tinggal menunggu finshing setelah lebaran Idul fitri.
“ Kami optimis pelaksaana STQ nasional akan berjalan sesuai rencana,” kata Salmin dengan nada optimis. (Red)



