borero.id, SOFIFI- Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) Kuntu Daud berharap di momentum HUR RI ke-76 atau hari kemerdekan ini kedapan harus lebih baik terutama soal pembangunan dari tahun sebelum-sebelumnya. Ini karena pembangunan seperti perumahan ASN III dari Pemerintah Provinsi Malut diduga bermasalah dan terkesan amburadul dibangun. Selain pembangunan ASN III, begitu juga pembangunan yang lain sehingga hal tersebut masih menjadi pekerjaan rumah (PR) oleh Pemprov Malut dan segara diselesaikan.
“Karena banyak pembangunan yang tidak sampai atau belum beres-beres dikerjakan,” kata Kuntu ditemui sejumlah media media usai mengekuti upacara HUT RI di kantor Gubernur Malut, Selasa (17/8/2021).
Kendati demikian, kuntu mengaku pembanguan sementara berjalan terkendala dengan pendemi covid19 sehingga membuat sebagian anggaran pembangunan harus direfokusing. Disisi lain Gubernu Malut selaku pucuk pimpinan harus mempertimbangkan, dimana ada pembangunan yang diprioritaskan sesuai target waktu ditentukan maka segara diselesaikan. Belum lagi, tambah dia, menyangkut dengan angka kemiskinan di daeraah ini karena target bagi setiap SKPD di jajaran Pemprov tidak maksimal untuk bekerja.
“Maka sekali lagi saya berharap di HUR RI ini seribu kali untuk kedapan lebih bagus lagi. Karena banyak yang ambradul khusunya pembangunan” ungkapnya.
Kuntu mencontohkan pembanguanan perumahan ASN III misalkan setelah dirinya mengecek secara langsung ke lapangan terlihat kacau karena satu proyek dikerjakan oleh dua perusahan atau kontraktor dari pihak ketiga. Hal ini tidak membuat dirinya bisa bertindak banyak untuk dihentikan, karena fungsi DPRD hanya pengawasan. Pentolan kader PDI-P ini bahkan menyebut Pemprov Malut tidak tegas dengan masalah pembangunan perumahan ASN III karena awal dikatakan pekerjaan itu melekat di PUPR padahal setelah dicek ada juga dengan Perkim.
“Dan pekerjan dilapangan itu dua-dua yang kerja. Karena itu seteleh kita cek selenjutnya bakal kita dibentuk pantia khusus (Pansus) DPRD untuk mendaklanjuti persoalan ini,” tandas Kuntu.
Untuk diketahui sebelumnya, pekerjaan proyek pembangunan perumahan ASN III dintender dua dinas yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Malut serta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Malut dan dikerjakan sebanyak tiga perusahaan. Untuk Dinas Perkim dikerjakan dua perusahan yakni PT JG dan PT DCM. Sementara untuk PUPR Malut dikerjakan oleh PT. MGTM. (Red)



