BORERO.ID, TERNATE – Muhammad Kasim Hafel alias Upi, penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate sejak 2014, lantaran terlibat kasus pembunuhan di kota Ternate sukses Melarikan diri atau kabur.
Kepala Lapas Kelas IIA Ternate Maman Hermawan mengaku, setelah mengetahui salah satu napi atas nama Upi tersebut kabur dari Lapas langsung dirinya melakukan upaya koordinasi dengan pihak kepolisian guna melakukan pencarian. Dia menceritakan, kejadian kaburnya Upi sekitar pukul 03:00 WIT, diduga Upi melarikan diri dengan memanjat tembok lapas yang dan dibantu Bayu seorang tahanan kasus narkoba.
“Upi ditempatkan pada blok maximum security atau blok pertobatan bersama dengan Bayu. Upi merupakan tahana atas kasus pembunuhan di Kota Ternate dengan putusan pengadilan selama 20 tahun yang mulai masuk ke Lapas sejak awal tahun 2014,” katanya.
Maman mengatakan, peristiwa ini sebanarnya sudah berulang kali dilakukan oleh Upi namun berhasil digagalkan oleh petugas. Kejadian pada Selasa dini hari itu, awalnya sudah direncakan dengan merusak tembok kamar tahanan namun Upi tidak melakukan secara sendiri tetapi diduga dibantu Bayu yang merupakan rekan sekamarnya. Hanya saya upaya pelarian itu untuk Bayu berhasil digagalkan petugas. Sementara Upi sendiri berhasil kabur karena sudah dalam posisi di luar pagar.
“Waktu Bayu mau memanjat pagar, anggota sudah terlebih dulu menemukan Bayu sehingga upaya Bayu untuk lari bersama dengan upi digagalkan,” ungkapnya.
Menurut dia, saat ini pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan pengejaran terhadap Upi. Sementara Bayu, saat ini dilakukan pemeriksaan oleh anggota.
Maman memastikan pelarian Upi itu merupakan murni dan tidak ada bantuan dari pihak manapun termasuk petugas. Meski begitu dirinya mengaku belum bisa menyimpulkan karena masih membentuk tim guna mengetahui kejadian tersebut lebih dalam.
“Kami juga harap kepada masyarakat dimana saja berada jika melihat tahanan atas nama Upi ini tolong segara dilaporkan. Tolong di laporkan ke kota atau polisi terdekat jika ada melihat ciri-ciri Upi,” harap Maman (san)



