Jembatan Air Kali Beleha Tak Sesuai Perencanaan

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) Kebupaten Sula, Samsul Bahri Soamole. (Ano)

BORERO.ID SANANA – Jembatan Air Kali Baleha di Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, dibangun sejak Tahun 2020 lalu dengan anggaran sebesar 3 miliar. Namun pekerjaan jembatan ini baru 60 persen dan diduga tidak sesuai perencanaan awal. Padahal anggarannya sudah cair 100 persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) Sula Samsul Bahri Soamole usai mengikuti kegiatan peletakan batu pertama untuk mesjid Trisula, mengatakan pekerjaan tahap II Jembatan Kali Baleha tidak bisa dilanjutkan. Sebab pekerjaan tahap I tidak sesuai perencanaan awal.

“Kami dari dinas teknis melakukan tinjauan lapangan beberapa minggu kemarin dan menemukan di beberapa titik seperti tiang panca tidak tertanam sesuai perencanaan” ujarnya Rabu (08/09/2021).

Dia menjelaskan, tiang pancang Jembatan Air Kali Baleha mestinya tertanam di kedalaman 10 meter bahkan harus lebih. Tapi yang terjadi kedalamanya hanya 2 sampai 3 meter. Bahkan setelah mengecek ke lapangan pekerjaan itu ditemukan belum selesai 100 persen.

Dia menambahkan, PUPRKP Kebupaten Sula akan melihat konstruksi jembatan apakah layak sesuai perencanaan atau tidak. Kalau layak maka pihaknya membuat perencanaan baru agar dapat digunakan masyarakat untuk mempermudah aktifitas masyarakat umum.

“Namun untuk tahap II belum bisa dikerjakan lantaran perencanaan yang diduga tidak sesuai RAB” tandas Samsul. (Ano)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *