TIDORE. BORERO.ID, – Pelaksanaan seleksi tes kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru untuk Kota Tidore Kepulauan telah selesai dilaksanakan, namun hingga kini belum ada pengumuman hasil ujian.
Dari hasil seleksi kompetensi banyak peserta PPPK Guru tidak mencapai nilai ambang batas yang telah ditentukan oleh Kemendikbudristek.
Plt. Kadis Pendidikan Kota Tidore Kepulauan Zainuddin Umasangadji saat dikonfirmasi di ruang Kerjanya Mengatakan, dari 356 peserta yang mengikuti seleksi hanya 3 peserta nilainya paling tinggi atau bisa di katakan mencapai nilai ambang batas yang telah di tentukan. Selasa.(28/9).
” Nilai ambang batas yang di tentukan adalah MSk : 300, Wanacara : 40, Teknis atau jurusan : 400, total nilai yang harus dipenuhi peserta adalah 740″ ujarnya.
Meskipun hasil tes resmi belum di umumkan, namun masing-masing peserta secara pribadi sudah di ketahui nilainya.
” Banyak peserta yang nilainya tidak mecapai angka 700, karena nilainya sudah di tentukan berdasarkan mata ujian, terutama nilai teknis peserta h harus mencapai nilai 400, namun hampir seluruh peserta yang tidak mencapai angka itu” tuturnya.
Peserta yang tidak cukup nilainya akan di tambahkan dengan beberapa kriteria salah satunya sertifikat pendidik, lamanya masa kerja diatas tiga tahun, Lalu usaia diatas 35 tahun yang terdaftar di dapodik dan BKN lewat jalur K2, dari kriteria tersebut masing-masing memeliki skor.
Lanjut Zainuddin, untuk peserta yang nilainya tidak cukup bisa mengikuti seleksi di tahap ke 2 bulan Oktober pada kuota yang masih kosong atau belum terisi.
Seleksi tahap kedua ini masih sebatas di kota Tidore kepulauan, meskipun demikian seleksi gelombang kedua belum di umumkan berapa jumlah peserta yang mengikuti seleksi di tahap kedua nanti.
” Jika peserta yang tidak lolos di tahap pertama bisa mendaftar untuk mengikuti seleksi di tahap kedua, pada kuota yang masih kosong” ujarnya.(ii)



