BORERO.ID TERNATE – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil-DjPb) Provinsi Maluku Utara, Adnan Wimbyarto mengatakan, Tahun 2022 ini Pemerintah Pusat hanya mengalokasikan anggaran APBN Maluku Utara sebesar Rp.11 Triliun.
Angka tersebut tergabung dalam dana APBN daerah dan dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sehingga mencapai Rp.11 Triliun. Dibandingkan pada Tahun 2021 kemarin mendapat kucuran APBN sebesar 15 triliun. “Jumlah ini memang menurun dibandingkan kucuran anggaran APBN Tahun 2021 kemarin itu sebesar Rp.15 Triliun,” kata Adnan, Kamis (24/2/2022).
Menurut Adnan, angka APBN untuk Tahun 2021 itu memang meningkat karena banyak anggaran dialihkan ke penanganan covid-19. Sementara untuk tahun 2022 ini angkanya hanya diatas Rp.11 Triliun. Hal itu berdasarkan sistem keuangan dimana setiap saat akan selalu bergerak dan ada penambahan pagu dana yang diberikan oleh pusat ke daerah dan itu akan di-update terus datanya.
Adnan menambahkan, angka Rp.11 Triliun ini juga sekarang pencairan baru diusulkan 15 persen masuk ke kas daerah Maluku Utara dengan presentasi dampak multiyears sekarang bisa terlihat. “akan kami lihat kolerasi penyerapan anggaran awal tahun 2022 ini sehingga semua kegiatan di Maluku Utara bisa berjalan dan terus dipantau,” tandasnya. (Red)



