BORERO.ID,– Anggota DPD RI Husain Alting dari dapil Maluku Utara melakukan Sosialisasi empat pilar bersama masyarakat Adat Tidore dan Bobato Kesultanan Tidore di Gandaria/Ruang Pertemuan Kadato Kie Kesultanan Tidore, Senin (13/04/2021).
Sosialisasi empat pilar itu menjadi kewajiban anggota MPR yang diatur dalam Pasal 5 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD.
“Untuk itu, pada kesempatan siang ini saya hadir di tengah masyarakat adat dan bobato guna berbagi pengetahuan terkait empat pilar dan mengajak kita semua yang hadir untuk dapat mengamalkan nilai-nilai empat pilar,” kata Husain.
Pada kesempatan tersebut, Husain Alting bercerita panjang tentang sejarah lahirnya Pancasila, UUD I945, NKRI, dan Bineka Tunggal Ika. Empat pilar ini merupakan warisan para pendiri bangsa, untuk itu patut diketahui, dipahami dan mengamalkan dalam bentuk sikap dan perilaku.
“Tiap warga negara berhak mengamalkan nilai-nilai yang terdapat dalam Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya.
Husain mengajak masyarakat adat menambah khasanah pengetahuan dengan mempelajari empat pilar, memang sebagaimana diketahui ajaran nilai yang terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945 tidak bertentangan dengan ajaran agama dan budaya masyarakat adat Tidore. Para leluhur di negeri Tidore telah meletakkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sosial dan ketatanegaraan Tidore.
Seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, karena keteguhan imanlah dan pengakuan kita atas keberadaan Tuhan membuat bangsa ini terbebas dari penjajahan dan tercapai kemerdekaan. Bahkan sampai sekarang Tuhan menjadi sandaran kita bersama dalam menjalankan aktivitas keseharian,ujar Husain.
Sedangkan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, kata Husain sebagai nilai yang selalu kita junjung tinggi dalam setiap aktivitas, bahkan para leluhur negeri ini selalu mengingatkan pada kita semua terkait nilai kemanusiaan, saling tolong menolong dalam kebaikan, berkata jujur dan menjunjung tinggi kebenaran. Ketika menjadi seorang pemimpin, kita harus berbuat adil kepada semua warga, tidak boleh mengedepankan kepentingan keluarga dan kelompok, tegasnya.(Lee)



