BORERO SPORT– Lima tim peserta Cabang Olahraga (Cabor) Dayung Kabupaten/Kota resmi dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi Maluku Utara, Sabtu (3/9/2022) pagi tadi. Lima tim peserta itu tuan rumah Kota Ternate, Kota Tidore Kepuluan, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, dan Pulau Morotai.
Cabor Dayung ini dipertandingan hanya klas Dragon Boad atau Perahu Naga dengan jarak tempuh 300 meter. Sementara klas rowing dan dayak, hanya exhebisi dengan titik star lintasan Pantai Taman Nukila, finish depan Landamark Kota Ternate.
Ketua Umum KONI Maluku Utara H. Djafar Umar saat membuka Cabor Dayung ini menyatakan, sebagai warga Kepuluan olahraga lomba Dayung memiliki kecocokan dengan karaktek wilayah Maluku Utara (Malut). Cabor ini sejak masuk ke Malut berbagai upaya dilakukan pengembangan, baik pelatihan atlet maupun dari sisi sarana. ” Meskipun harga perahu kayak dan rowing ini ratusan juta harus ada upaya pengembangan,” kata ketua KONI Malut dalam sambutanya.
Turut hadir dalam acara pembukaan itu Ketua PODSI Malut Kalpin Nur. Dihadapan ketua PODSI, Djafar berharap Porprov ke-IV kali ini adalah langkah awal sebagai upaya pengembangan para atlet dayung.

Dengan begitu, target dua emas di PON 2024 sebagimana disampikan ketua PODSI Malut lewat sambutan tadi dapat tercapai. ” Kita harus beregrak dari sekarang untuk melakukan pembinaan dari sekarang. Karena Ini langkah awal mengembangkan cabor dayung di Maluku Utara,” jelas Djafar.
Diketahui, lima tim Cabor Dayung resmi dilombahkan sekitar pukul 09 : 30 WIT mengundang perhatian dan tontonan warga Kota Ternate. Dalam pertandingan itu hanya Halmahera Barat yang gagal melaju ke babak final.
Tersisa empat tim, Kota Ternate, Kota Tidore Kepuluan, Halmahera Selatan, dan Pulau Morotai akan merebutkan medali emas, perak, dan perunggu di babak final, Minggu pagi, 4 September 2022. (Red)




