TIDORE  

DPPKBP3A Tikep Siapkan Sejumlah Perangkat Lakukan Pendataan PK21

BORERO.ID,- Untuk melakukan Pendataan Keluarga 2021 (PK21) di Kota Tidore Kepulauan (Tikep),Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Tikep melakukan sejumlah persiapan terkait dengan pendataan yang segera dilaksanakan pada april mendatang.

Kepala DPPKBP3A Tikep, Abdul Rasid Abd Latif saat dikonfirmasi kamis (4/2) mengatakan bahwa pendataan keluarga merupakan program lima tahun yang selalu dilakukan BKKBN mulai dari tingkat nasional untuk mendapatkan data keluarga di seluruh Indonesia.

” Kegiatan ini di gelar 5 tahun sekali, dan kota Tidore kepulauan sendiri dilaksanakan pada tahun 2015, kegiatan ini sudah seharusnya dilakukan pada tahun 2020 kemarin, namun karena covid 19 sehingga di undurkan pada tahun 2021,”jelasnya.

saat ini yang disiapkan adalah melakukan orentasi terhadap pendata, manajar pengelola dan manajar data. Ada 16 orang, jadi 2 orang ditempatkan di perkecamatan.

Sebelum pendataan dimulai, pihaknya sudah mulai melakukan pendataan kepada supervisior ditingkat kecamatan yakni kecamatan tidore utara dan tidore selatan. Setelah kecamatan tersebut, kemudian dilanjutkan pendataan supervisior di kecamatan oba utara dan tengah.

”Begitupun seterusnya ke kecamatan lain. Setelah itu, baru akan dilakukan distribusi formulir pendataan diseluruh kecamatan,”katanya.

Lanjutnya, Abdul Rasid menuturkan jika seluruh keluarga di semua kecamatan menggunakan formulir maka yang harus disiapkan 36 ribu formulir. Namun saja, formulir yang didistribusi dari BKKBN provinsi baru mencapai 9 ribu. Formulir tersebut, akan didistribusikan pada kamis (25/3).

”Pendataan ini dilakukan dengan dua cara, yakni sistem pendataan secara langsung atau menggunakan formulir dan sistem pendataan secara online melalui aplikasi Smart Phone, Tetapi menggunakan smart phone inikan kendala kita pada jaringan, maka formulir yang tersedia ini kita distribusi ke kecamatan yang sulit diakses jaringan seperti di dataran oba, nanti di wilayah tidore baru kita gunakan smart phone,”tegasnya.

Harapannya agar semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat dapat ikut mensukseskan program PK21 itu.

”Tentu itu yang sangat kami harapkan, kegiatan ini juga akan kami meminta dukungan baik camat, lurah, kepala desa hingga ketua RT untuk dapat bersama-sama ikut membantu sukseskan program ini,”Tutupnya.(Lee).

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *