Kinerja SKPD Kota Tidore Kepulauan Bakal di Evaluasi

BORERO.ID TIDORE – Setelah 2 tahun masa kepemimpinan Capt. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen (AMAN) berencana untuk melakuka. Evaluasi terhadap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Tidore Kepulauan. Hal itu disampaikan oleh Wakil Walikota Tidore Muhammad Sinen saat di temui di ruang kerjanya, Senin (6/6/22).

Ia menyampaikan, dimasa kepemimpinan yang tersisa ini kita pasti akan melakukan evaluasi kinerja para Skpd, karena mereka telah melakukan penanda tanganan pakta integritas perjanjian kerja. “Jadi nanti kita lihat selama satu tahun itu nanti kita Evaluasi, kalau memang ada yang kinerjanya kurang baik, kita harus ditinjau kembali karena jabatan ini bukan warisan,” Ungkapnya.

Wakil Walikota dua periode ini  juga berharap kepada teman-teman Pimpinan SKPD maupun ASN yang ada di Tidore jangan kita bawa pemerintahan ini di hal-hal yang tidak baik ketika dapat dievalusi, terus itu ada juga yang mengeluh. 

“Maka seharusnya mereka sadar ketika dievalusi jangan mengeluh dan dia harus belajar lagi, misalnya kenapa dia harus di evaluasi maka dia harus intropeksi diri bahwa mungkin kemarin saya memimpin itu mungkin ada hal-hal di saya masih kurang itu dipenuhi,  supaya kedepan bisa diberikan kepercayaan kembali, kalau tidak begitu juga ya susah,” ujarnya.

Muhammad Senen mengatakan, jikalau ingin sebuah daerah ini ada kemajuan maka harus ada sedikit berbeda, jangan memimpin dengan perasaan, jika pemerintahan mengunakan perasaan makan pemerintah tidak akan jalan.

” Saya sering sampaikan kepada Pak Walikota dan Pak Sekda jangan torang bawa dengan perasaan, kalau kita bawa dengan perasaan maka pemerintahan ini tidak akan jalan, karena di pundak kita ini menanggung tanggungjawab yang begitu besar bagaimana kita harus memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat,” tegas ayah erik sapaan akrabnya.

Lanjutnya, jikalau kinerja kepala Dinas yang memang tidak mampu menjalankan visi dan misi Walikota maka harus di evaluasi, namun jika kinerjany terukur maka harus di pertahankan.

“Evaluasi ini tetap akan dilaksanakan, akan ada rolling kepala dinas agar kinerja lebih baik lagi. kalau ada yang sampai lima tahun bahkan lebih karena memang kinerjanya terukur,” katanya. (Poel).

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *