BORERO.ID TIDORE – Guna meningkatkan motivasi pemuda untuk terjun ke dunia wirausaha, Pemerintah Kota Tidore Kepuluan (Tikep) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar koordinasi program kepemudaan dan kewirausahaan. Kegiatan ini dibuka staf ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Yakub Husain, di aula penginapan Bogenfil, Kelurahan Soasio, Senin (6/2/2023).
Yakub Husain mengatakan, tantangan terbesar soal pembangunan jangka panjang suatu daerah tergantung sumber daya manusianya. Ini dapat dilihat dari produktivitas tenaga kerja dimiliki, rasio kewirausahaan masih rendah, dan juga tingkat pengangguran semakin tinggi karena pandemi covid-19 beberapa tahun belakangan ini. Untuk itu, perlu adanya sinergitas antara stakeholder terkait sebagai bentuk dukungan untuk menghadapai perkembangan ekonomi Indonesia kedepan.
“Pemerintah Kota Tikep dibawah kepemimpinan Capt. H. Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen sudah menjabarkan misi mereka yakni penguatan sumber daya manusia dan sosial budaya. Karena itu, kita harus menjawab tantangan pembangunan jangka panjang dengan melakukan penguatan peran pemuda sebagai potensi dan penerus masa depan,” kata Yakub memberi sambutan.
Pemuda sebagai kader masa depan harus dipersiapkan semaksimal mungkin, karena ini menjadi jawaban atas isu strategis pada bidang kepemudaan. Bagaimana memetakan dan mengidentifikasi potensi pemuda dalam memberikan ruang berekspresi dan berkreaativitas. Pasalnya, pemuda dengan ideology atau pemikiran masih sangat fresh sehingga pemerintah daerah perlu memberikan sarana dan prasarana demi mencapai tujuan untuk dipersiapkan dari sekarang.
Dia mengajak, para peserta selaku wirausaha agar bersama pemerintah daerah untuk memikirkan program yang tepat sasaran kepada pemuda sekaligus menyasar pertumbuhan ekonomi melalui penguatan ekspresi, pelatihan UMKM dan pengembangan kewirausahaan sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Tikep. “Saya berharap agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini sebaik-baiknya, dapat memberi masukan yang membangun karena hal itu sangat penting,” harap yakub.
Sementara, Stella Novita Momole mengatakan, rakor kepemudaan dan kewirausahaan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dalam berbagai aspek pengembangan dan perluasan usaha, serta memanfaatkan jiwa organisasi pada generasi muda untuk terjun kedunia wirausaha, “kegiatan ini dilakukan selama dua hari yang dilaksanakan di aula penginapan bogenfil, dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang dari delapan kecamatan yang tersebar di Kota Tidore.,” kata Stella saat menyampaikan laporannya.
Kegiatan itu dihadiri Kadispora Kota Tikep Ali Dukomalamo, Ratna Namsa BLK Kota Ternate, Perwakilan Polda Maluku Utara, Perwakilan Cabang BRI Soasio, dan pengusaha sukses Qamaruddin Muhammad sebagai pemateri. (Red)



