BORERO SPORT—Ketua Pengprov Pertina Maluku Utara (Malut), Nasri Abubakar, memilih DKI Jakarta sebagai Training Center (CT) karena infrastrukur pelatihan tinju mendukung serta lawan tanding lebih sepadan. Selain itu, para petinju akan dilatih langsung salah satu mantan petinju olimpiade.
Pilihan TC ke Jakarta merupakan langkah tepat terutama mematangkan para atlit tinju untuk menuju Pra PON di Kota Makasar 21 Juli 2023, dan PON Aceh 2024. Sebab Pertina Malut memiliki target meloloskan atlit PON harus melebihi dari 5 orang. “ Target ke PON harus melebihi dari 5 atlit, karena PON sebelum-sebelumnya hanya lolos lima atlit. Jadi PON Aceh nanti, mudah-mudahan sesuai target kita yakni tiga putri dan tiga putra,” kata Nasri kepada wartawan usia kegiatan pelapasan di kantor KONI Malut, Rabu (21/6/2023).
Persiapan serta target tersebut sehingga kurang lebih 10 atlit tinju terdiri 3 atlit putri berasal dari Halmehara Selatan, 2 atlit dari Halmehara Barat, dan 5 atlit dari Kota Ternate dipanggil untuk mengekuti TC di Jakarta.
Dikatakan Nasri, TC bertempat di Gulungan Jakarta Selatan itu bakal ditangani langsung mantan pentinju ternama yakni La Paene Masara . La Paene merupakan mantan petinju olimpiade karena yang bersangkutan ini bertanggungjawan di tempat pelatihan Gulungan tersebut.
Menurut dia, pelihan memilih para atlit untuk berlatih ke Jakarta karena lawan tanding banyak dan berkelas. “ Disana juga banyak tempat-tempat latihan lebih baik dan dekat dijangkau. Artinya kalau mencari lawan tanding harus selevel atau diatas kita sepert jawa barat. Tidak mengkin kita mencari lawan tanding dibawah level kita. Dan selama TC nanti akan ditangani salah satu mantan petinju olimpiade yakni La Paene Masara,” ujarnya.
Baca juga : Matangkan Atlit Tinju, Pertina Malut Resmi Dilepas TC Pra PON
Nasri menambahkan, dalam TC tersebut terdapat beberapa petinju menjadi harapan bagi Pertina Malut untuk dipersiapkan menuju PON 2024. Mereka diantaranya seperti Stevani Malaor, kategori putri bermain di kelas 50 kg bersala dari Halmehara Barat (Halbar). Kemudian Jurian Maulana kategori putri bermain di kelas 52 kg berasal dari Halbar. Selajutnya ada 1 putri lagi akan lebih diasah para pelatih selama TC di Jakata. Begitu pula dengan petinju ketegori putra misalkan M Reza Midun, Aimar Kopong, Gianlugi Kalipuping, maupun Gelvin.
“ Para petinju ini ditargetkan lolos ke PON. Untuk itu, kami juga berharap kepada para atlit agar lebih serius, berlatih lebih keras lagi sehingga apa yang ditagertkan oleh kita dapat dicapai,” kata Nasri.
Sebelumnya, langkah Pertina Malut melakukan TC di Jakarta mendapat respon positif dari Ketua Umum KONI Malut, Djasman Abukabar. Djasman bahkan memberi apresiasi ke Pertina Malut karena secara tegas menginsiasi seluruh rangkian persipan para atlit dalam rangkah menghadapi Pra PON di Makasar.
“ Ditengah-tengah keterbatasan alokasi anggaran namun pertina tetap konsisten dan komitmen untuk mempersiapkan timnya,” kata Djasman saat memberi sambutan di kegiatan pelapasan. (Red)


