Pemkot Tegaskan Usut Perusda Ternate

Wakil Walikota Ternate Jasri Usman saat melakukan sidak di kantor BUMD Bahari Berkesan baru-baru ini

BORERO.ID–  Belum lama ini Wakil Walikota Ternate Jasri Usman melakukan inspeksi mendadak ( Sidak) ke Perusaan Daerah (Perusda) Bahari Berkesan.  Dalam sidak ini, Jasri menemukan sejumlah aset  Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bahari Berkesan yang terletak diruko Jatiland, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah itu,  hilang  entah kemana.  Diantaranya, dua unit kendaraan roda empat, dua unit kendaraan roda dua, mesin fotocopy, sound system, televisi, hingga aset lainnya.

Mirisnya, BUMD Persuda Bahari Berkesan ini hampir setiap tahun mengelola anggaran milyaran rupiah guna mendongrak pendapatan daerah justru diduga dijadikan  tempat perakapan data pada Pilwako Ternate Tahun 2020 kemarin.  Ini setelah Wakil Walikota Ternate didampingi sejumlah pejabat menemukan langsung sejumlah lembaran kertas diruang kerja Direksi Perusda Bahari Berkesen yang bertuliskan daftar tempat pengutan suara (TPS) ditiap Kelurahan saat melakukan sidak tersebut.

Alhasil, Wakil Walikota  Ternate Jasri Usman langsung  menggelar conferensi pers beberapa waktu lalu untuk mengusut  pengolalaan BUMD Persuda Bahari Berkesan.  Jasri hidapan wartawan menegaskan akan dilakukan pemeriksaan dari  BPKP dan Inspektorat serta meminta laporan keuangan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate. Setelah mengantongi hasil pemeriksaan dan laporan keuangan BUMD Bahari Berkesan, dirinya juga membentuk tim investigasi untuk mengusut keberadaan sejumlah aset perusahaan dengan tujuan menyelamatkan aset perusahaan milik pemerintah.

“ Saat dilakukan sidak awal pekan lalu, kondisi kantor BUMD terletak di bagian utara ruko Jatiland sangat miris, karena tidak terurus. Hal ini diperparah dengan hilangnya sejumlah fasilitas kantor. Padahal perusahaan ini sejak lama dibiayai pemerintah, nilai investasinya bahkan miliaran rupiah, tapi tidak ada profit perusahaan.  Ini sangat disayangkan,” kata Wakil Walikota Ternate.

Ketua Wilayah PKB Malut ini menuturkan, banyak modal diinvestasikan tapi sampai sekarang tidak seperti layaknya perusahaan yang harusnya mendapatkan profit. Karena itu dilakukan identifikasi masalah berdasarkan laporan pengelolaan keuangan. Dirinya berjanji secapatnya memanggil pihak managemen perusahaan, termasuk jajaran Direksi untuk dimintai keterangan, soal pengelolaan perusahaan selama ini.

“ Masalah ini Pemkot akan melakukan penyelesaian secara bertahap. Jika hasil audit keluar dan terbukti mengarah ke ranah kejahatan, tentu selajutnya akan diproses secara hukum,” tegas orang nomor dua di Pemkot Ternate itu.

Pengusutan masalah di BUMD Perusda Bahari Berkesan juga ditegaskan juru bicara Walikota Ternate, Rosidan Arby.  Dirinya menyatakan, saat ini Pemkot Ternat telah berupaya melakukan identifikasi secara mendalam atas laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dari BPKAD, sehingga bisa mengetahui laporan pengelolaan perusahaan daerah tersebut.  Rosidan menerangkan,  tahap yang telah dibahas yakni membentuk tim investigasi untuk menelusuri aset-aset BUMD yang dikabarkan “hilang”.  Karena itu  Wali kota Ternate  akan melibatkan media  guna melakukan liputan khusus lewat investigasi agar bersama-sama mengungkap persoalan ini secara transparan.

“Tujuannya untuk kerjasama berbagi informasi antara pemerintah dan pihak media untuk pembenahan Perusda kedepan,” ujarnya kepada media ini, Minggu (6/6/2021).

Juru bicara Walikota Ternate ini kembali menegaskan bahwa  jika masalah ini terbukti ada penyalahgunaan aset, maka Wali Kota menegaskan akan menindak lanjuti sampai adanya efek jerah. Ini semata-mata untuk pembenahan Perusahaan daerah yang lebih profesional dan lebih inovatif lagi kedepan, supaya dapat memberikan profit efektif bagi daerah. ” Terkait jadwal, wali kota  juga menginginkan dalam waktu dekat ini segera mengevaluasi pempinan perusda,” kata Rosidan menghiri. (Red)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *