PSSI Pusat Tunda Kongres Asprov Malut Karena Empat Poin Ini

Logo PSSI (Istimewa)

BORERO SPORT TERNATE– Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Maluku Utara (Malut), untuk menunda pelaksanaan Kongres Pemilihan Ketua Asprov PSSI Malut.

Permintaan tersebut sesuai dengan surat PSSI Pusat, Nomor 1153/PGD/128/III-2022, perihal Penundaan Kongres Pemilihan, tertanggal 17 Maret, yang ditandatangani oleh Sekjen PSSI Pusat, Yunus Nusi, SE. Dimana PSSI Pusat menanggapi surat Asprov Nomor 29/.PSSI-MU/III-2022, tertanggal 14 Maret 2022, perihal Undangan Kongres Pemilihan Asosiasi Provinsi Maluku Utara. Dalam surat tersebut ada empat poin yang harus dijalankan Asprov PSSI Maluku Utara.

Pertama, menindaklanjuti surat PSSI Nomor, 837/UDN/516/III-2022 tertanggal 1 Maret 2022, perihal koreksi atau proses tahapan dan persyaratan, sampai dengan diterbitnya surat ini,  PSSI belum menerima laporan hasil koreksi sebagaimana surat dimaksud. Kedua dalam surat PSSI tersebut, PSSI meminta kepada Asprov PSSI Malut untuk menyusun dan melaksanakan ulang tahapan menuju kongres sesuai dengan statuta PSSI.

Ketiga, PSSI meminta kepada Asprov PSSI Malut untuk menyusun dan melaksanakan ulang tahapan menuju kongres sesuai dengan statute PSSI.  Kempat, seluruh tahapan dan rencana pelaksanaan Kongres Pemilihan dapat disampaikan kepada PSSI untuk dapat diterbitkan rekomendasi.

Sekertaris Asprov PSSI Maluku Utara, Bahrun Abubakar saat dihubungi via handphone, Jumat (18/3/2022) membenarkan bahwa Asprov PSSI Malut telah mendapatkan surat untuk menunda Kongres. “Iya benar, dan surat tersebut sudah kami balas sekaligus dengan proses tahapan ulang yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Asprov PSSI Maluku Utara,” katanya.

Senada dengan Ketua Komisi Pemilihan (KP) Asprov PSSI Maluku Utara Aldhy Ali, menunda pelaksanaan  Kongres Pemilihan yang dijadwalkan 19 Maret 2022.  Menurut dia, putusan tersebut dilakukan setelah KP melakukan rapat dengan Asprov PSSI Maluku Utara di Hotel Batik Ternate. “Pelaksanaa Kongres diundur karena dari PSSI Pusat belum mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan kongres,” kata Aldhy.

Terkait waktu pelaksanaan kongres, kata Aldhy, akan disampaikan kemudian setelah Asprov PSSI melakukan kordinasi dan melaporkan tahapan yang telah dilaksanakan dan sejauh mana kesiapan panitia kongres. “Pada prinsipnya Komite Pemilihan masih menunggu arahan selanjutnya dari Asprov PSSI Maluku Utara, setelah berkordinasi dengan PSSI Pusat,” katanya. (Red).

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *