BORERO.ID TERNATE – BP2RD Kota Ternate mencatat sejak 24 Agustus Tahun Anggran APBD 2022, sejumlah OPD lingkup Pemerintah Kota Ternate masih minim mengelola retribusi daerah dibawah 10 persen. Hal ini disampaikan Kepala BP2RD Kota Ternate, Jufri Ali.
“Seperti retribusi pelayanan pasar yang dikelola Dinas Koperasi dan UKM tidak capai 10 persen,” Kata Jufri kepada media ini, Jumat (25/8/2022). Selain itu retribusi parkir ditepi jalan yang dikelola Dishub baru mencapai 7,5 persen. “Ini dikatagorikan sangat kecil,” sambungya.
Ditanyakan, untuk realisasi pengelolaan retribusi di Dinas PUPR, Jufri mengaku seperti retribusi IMB yang ditargetkan Tahun ini diangka Rp 2 miliar lebih. Namun saat ini realisasi retribusi IMB baru mencapai Rp 762 juta. Jufri bilang, alasan Dinas PUPR belum mencapai target, karena sebelumnya IMB ini juga dibayarkan melalui pihak DPMPTSP. “Nanti IMB dipungut langsung petugas PUPR di objek yang berkaitan IMB,” ujarnya.
Jufri melajutkan, sementara untuk retribusi rekreasi dan tempat olahraga dari target Rp 450 juta, realisasi sampai ini hanya Rp 190 juta. ” Ini karena retribusi pemakaian galangan olahraga masih minim pemasukan karena alasan fasilitas belum memadai,” tuturnya.
Jufri menambahkan, terkai retribusi wisata Jiko Malamo, sejauh ini pihaknya belum mengkafer. “Silakan media menanyakan langsung ke Dispar,” pungkasnya. (Red/Nyi)



