BORERO.ID SOFIFI–Pelantikan pejabat eselon tiga dan empat di lingkungan Pemprov Maluku Utara (Malut) bakal digelar, Senin (26/6/2023) besok. Rencananya, pelantikan digelar di kantor Gubernur Malut Sofifi. Sisanya menyusul pasca lebaran hari raya Idul Adha.
Gubernur Abdul Gani Kasuba, menginginkan pelantikan ini dipercepat. Dengan harapan pejabat tersebar di sejumlah Dinas segara dilantik agar dapat tertib bekerja diakhir masa jabatan Gubernur.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Malut, Miftah Baay, kepada borero.id, Minggu (25/6/2023), menyatakan ada beberapa OPD atau Dinas pada Senin besok dilakukan pelantikan seperti Dinas perikanan, Dinas sosial, Dinas SDM Pertambangan, dan Dinas Nakertrans.
” Memang tidak sekaligus dilantik, jadi empat dinas duluan. Awalnya Gubernur minta BKD untuk teliti sehingga diteliti karena jangan sampai BKD lalai. Jadi empat dinas dilantik duluan besok sesuai penilaian kinerja dari gubernur. Sisanya nanti selesai hari raya haji (idul adha),”kata dia.
Miftah mengku, untuk pejabat eselon dua belum tahu kapan dijadwalkan. Hal ini harus melalui evaluasi Gubernur terdahulu baru bisa diketahui. Sementara pelantikan untuk pasca lebaran, dipastikan melibatkan semua Dinas. ” Karena Gubernur ingin dimasa jabatan terakhir pimpinan OPD tertib, dipilih anak-anak buah beliau yang terbaik. Jadi sementara ini penggodokan tim untuk penilaian kerja kira-kira seperti apa,” ucapnya.
Baca juga : Waktu Dekat 21 Pejabat Malut Giliran Diganti
Menurut Miftah, baik dirinya maupun para pimpinan OPD atau Kepala Dinas yang lain merupakan pembantu Gubernur Malut. Untuk itu, perlu melakukan terbaik dengan mengambil keputusan secara matang sesuai mengacu pada aturan yang berlaku.
“Sebagai bawahan gubernur pasti melihat kinerja kita, apakah kerjaan dilakukan sudah benar atau tidak. Kita harus banyak evaluasi diri atas kinerja kita, jika ada teguran dari atasan supaya itu seimbang. Saya juga berharap, jika ada pergantian maka rambu-rambu yang sudah ditaruh kita harus ikuti,”ujarnya.
Ia juga menambahkan terkait panggilan KSN pihaknya telah memenuhi tinggal menunggu keputusan KSN. ” Kami dipanggil atas persoalan Saifudin djuba. Sudah dihadiri, tinggal menunggu keputusan dan rambu-rambu KSN seperti apa,” kata Miftah. (*)
Penulis : Iin Afriyanti Hasan
Editor : Sandin Ar


