BORERO.ID SANANA– Pemerintah Desa Fokalit, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepuluan Sula, membantah pernyataan disampaikan oleh Warga Fokalit terkait pembagian BLT Desa yang dianggap tidak tepat sasaran. Hal ini disampaikan Kapala Desa Fokalit Bahri Utmona kepada media ini, Selasa (14/06/2022).
Kades menyatakan, sebelumnya beredar informasi tentang dirinya menyalurkan BLT tidak tepat sasaran. Bahkan tuduhan kepada istrinya menerima BLT, padahal tidak demikian. ” Yang menerima BLT itu Ipar saya, namanya Dino Rumbia. Jadi mereka kira itu adalah istri saya, karena istri saya marganya sama dengan Dino Rumbia. Sedangkan istri saya namanya Niha Rumbia. Jadi mereka kira dapat BLT itu istri saya,”bantah Kades dengan nada kesal.
Bahri menjelaskan, jumlah penerima BLT di Desa Fokalit sebanyak 74 orang. Hampir sebagian besar juga mendapat bantuan lain seperti PKH dan BPMT. Sehingga tuduhan kepada istrinya Niha Rumbia dapat BLT itu tidak benar.
Selain itu, aparat Desa yang namanya masuk daftar penerima BLT itu hanyalah RT dan RW. Terpenting adalah nama mereka tidak termasuk dalam penerimaan bantuan sosial lainnya. Sementara untuk Kaur dan Kepala Dusun tidak sama sekali mendapat BLT karena gaji mereka besar.
” Kalau dikatakan warga bahwa kaur dan kepala dusun mendapatkan BLT Desa itu sebenarnya salah. Yang dapat BLT Desa itu hanya RT dan RW saja,” tandas Bahri. (Red/Ano)



