UAS Takjub Saat Ditandu Warga Halsel

UAS saat ditandu dari ponpes darussalam menuju lapangan desa Kupal untuk melakukan ceramah (Dok : mursal/borero.id)

BORERO.ID HALSEL – Tablig akbar ustadz Abdul Somad (UAS) terhitung dari Sofifi, Kota Ternate, Kota Tidore Kepuluan, hingga ke Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mengundang antusias bagi warga muslim di Provinsi Maluku Utara (Malut).

Kedatangan ustad kondang ini khususnya di bebarapa titik Kota Bacan, Kabupaten Halsel, menjadi perhatian utama dari warga setempat. Tablik akbar UAS ini seperti berlangsung di Pondok Pesantren Darussalam, Desa Kupal, Kecamatan Bacan Selatan, penuh suka cita. Uas disambut warga Kupal ditandu dengan sebuah kursi kursi barbalut kain putih diiringi lantunan sholawat Nabi.

Saat berceramah, UAS menyampaikan penting untuk banyak bersedekah, infak, dan wakaf, adalah penolong di akhirat. “Kita diciptakan dari tanah, dan akan kembali ke tanah. Maka sedekahkan dan wakafkanlah harta benda kalian di jalan Allah. Allah akan muliakan diri kalian dan keluarga kalian bagi yang telah mewakafkan tanahnya untuk pembangunan pondok pesantren” kata UAS saat menyampaikan ceramah usai ba’da Isya di lapangan Desa Kupal, Sabtu malam.

Selain ceramah yang mengupas soal sedekah dan pembangunan pondok pasantren, UAS juga berterimah kasih kepada masyarakat Halsel khususnya warga masyarakat Desa Kupal. Rasa terima kasih dari ustad ternama ini lantaran selama berceramah di berbagai tempat di dalam maupun di luar Negeri merasa takjub atas pelayanan warga Desa Kupal. UAS mengaku, baru didua tempat dirinya ditandu dengan kursi barbalut kain putih serta diiringi lantunan sholawat seperti ini.

UAS saat menyampaikan ceramah di lapangan desa kupal, kecamatan bacan selatan, halsel. (dok : mursal)

“Selama saya ceramah di berbagai tempat, diluar maupun dalam negeri, baru di dua tempat saya di tandu seperti ini. Dua tempat tersebut adalah di Nanggroe Aceh Darussalam dan Desa Kupal Bacan khusunya Pondok Pasantren Darussalam,” ujar UAS dalam ceramahnya.

UAS didampingi Ustadz Salim A. Fillah, pimpinan Pondok Pasantren Darussalam Kupal, dan Wakil Bupati Halsel, Hasan Ali Basam Kasuba. Dalam Takblik akbar itu juga dirangkaikan dengan penggalangan dana untuk pembangunan Pasantren Darussalam.

Penggalangan dana dengan melelang satu surban dan dua batu akik bacan milik UAS, masing-masing seharga Rp 25 juta. Hasil dari lelang itu nantinya diperuntukan  pembebasan lahan pembangunan pondok pesantren putera Darussalam Kupal di oma moi Desa Panambuang Bacan Selatan. (Red/Mur)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *