BORERO.ID,– Setelah dimulainya Pendataan keluarga 2021 (PK21), di Kota Tidore Kepulauan pada kamis (1/4). Para kader hingga saat ini masih terus melakukan pendataan ke masyarakat untuk melakukan pendataan baik secara formulir maupun menggunakan aplikasi smarphone.
sementara Wali Kota Tikep Capt. Ali Ibrahim didatangi para kader pendata di kediaman Wali Kota di kelurahan Gamtufkange pada hari Sabtu (3/4).
Wali Kota Tikep Capt. Ali Ibrahim usai melakukan pendataan mengatakan sangat mendukung langkah BKKBN dalam melakukan pendataan 2021 itu. Ali menjelaskan pendataan 5 tahunan itu sebenarnya dilakukan di tahun 2020 kemarin. Namun, karema covid maka dilaksanakan di tahun 2021.
”Saya sangat berharap dengan kondisi pendemi ini, para kader yang ditugaskan dalam melakukan pendataan agar tetap taat pada protokoler kesehatan,”harapnya.
Ali juga mengimbau agar masyarakat yang didatangi petugas pendata PK 2021 dapat memberikan keterangan yang sebenarnya sesuai dengan kondisi yang ada.
“Tujuan pendataan keluarga ini dilakukan dalam usaha melindungi dan memenuhi hak tiap warga negara, termasuk keluarga,”terang Ali.
Selain itu, pendataan juga dilakukan untuk mengetahui potensi dan kendala keluarga di tikep dalam fungsi vital di bidang kesehatan, pendidikan, serta ekonomi. PK 2021 nantinya menghasilkan data mikro keluarga secara by name, by address sebagai penyediaan data atau dasar dalam perencanaan dan pemerataan pembangunan.
“Validasi data ini sebagai dasar bagi pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat. Pendataan ini juga bagian dari bagaimana pemerintah dapat mengetahui angka stunting di Kota Tikep, karena pendataan ini juga sekaligus dilakukan soal stunting sehingga kita dapat mengetahui berapa banyak jumlah stunting sekaligus dapat mengambil kebijakan dalam penangan,”tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Abdul Rasid Abd Latif mengatakan bahwa pendataan keluaraga ini sudah masuk hari ketiga. Saat ini seluruh kader telah menyasar ke rumah-rumah warga untuk lakukan pendataan.
”Termasuk hari ini dengan pak wali,”jelasnya.
Lanjutnya, saat ini DPPKBP3A telah menurunkan kader pendata sebanyak 194 orang, serta supervisior 89 orang sesuai jumlah Desa dan Kelurahan dan manajer data 8 orang serta manajar pengelolah 8 orang.
”Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi penuh seluruh masyarakat kota tikep agar dapat menerima para kader pendata PK 21 yang akan mengunjungi dari rumah ke rumah, dan juga kami harapkan masyarakat dapat memberikan informasi secara lengkap dan jelas kepada kader pendata pada saat pengisian formulir PK 21,”tandasnya.
Dirinya berharap agar para kader pendata dapat melakukan pendataan secara detail tanpa ada yang terlewatkan.
”Saya sudah menghimbau kepada para kader, agar tidak ada satupun rumah yang dilewatkan, semua harus dilakukan pendataan,”tutpnya.(Lee).



