BORERO SPORT – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara ke-IV 2022 kali ini benar-benar menerapkan regulasi Nasional. Perangkat pertandingan seperti wasit, dewan hakim, tim penilian dewan juri maupan perangkat lainya akan disiapkan untuk bertugas pada Porprov, harus memiliki legalitas formal. Jika tidak, otomatis tidak diperbolehkan untuk menjalankan tugas yang diberikan.
Ketua Umum KONI Provinsi Maluku Utara (Malut) H. Djafar Umar, mengaku perangkat pertandingan harus harus memiliki legalitas formal, memiliki serifikat demi membuktikan yang bersangkutan dapat bertugas pada bidang tertentu saat pertandingan di Porprov nanti. Persoalan ini beberapa minggu lalu, KONI Provinsi Malut bahkan telah menyurati Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk melengkapi hal-hal perangkat pertandingan tersebut. “ Karena apabila yang bersangkutan tidak memiliki legalitas atau sertifikasi misalnya otomatis tidak bisa bertugas apakah itu dibidang wasit, hakim, juri atau perangkat lainnya,” kata Djafar kepada media ini.
Menurut dia, Porprov kali ini sebanyak 400 perangkat pertandingan diusulkan ke Pemerintah Provinsi Malut. Dari 400 orang ini akan dibagi untuk bertugas atau menangani satu Cabang Olahraga (Cabor) minimal 15 orang didalamya sudah ada wasit, hakim,juri dan penjaga lapangan atau perangkat lainya. “ Jadi total perangakat pertandingan 400 orang ini akan bertugas di 24 cabor yang resmi dipertandingan sudah termasuk Selam dan Dayung,” bebernya.
Djafar menambahkan, 24 cabang olahraga ini setelah dilihat dari kesiapan venue pertandingan maka dibagi untuk tuan rumah Kota Tidore akan dipertandingkan delapan Cabang Olahraga. Diantaranya sepak bola, bola voly, bermotor, bersepeda, sepatu roda, dayung, selam, dan triatlon.
Selain itu, persiapan bagi KONI Provinsi Malut sejak awal mulai bekerja namun ada penundaan jadwal sehingga sedikit mengganggu. Meski demikian saat ini persiapan-persiapan panitia mulai jalan seperti pengecekan tempat para kontingen perlu disiapkan. “ Pengecekan dilapngan oleh panitia seperti di Kota Ternate akan menampung kurang 1.500 atlit, pelatih,offecial beserta perangkat pertandingan. Semantara di Kota Tidore sekitar 600 orang akan ditampung, ” ujar Djfar.
Baca juga : Tuan Rumah Ternate Bakal Kemas Porprov Mirip PON
Sebelumnya, ketua KONI Kota Ternate Lukman S Poli, menegaskan tentang perangkat pertandingan harus memiliki legalitas formal. Sebab hajatan Porprov Tahun 2022 sudah mengarah pada acuan Nasional. Karena itu dari pembukaan sampai pada pelaksanaan pertandingan tetap mengekuti ketentuan yang berlaku secara Nasional. ” Sehingga kegiatan bergengsi (Porprov) ini benar-benar profesional. Kita tidak asal buat bahkan perangkat pertandingan dari pelatih hingga wasita harus tersertifakasi,” kata Lukman.
Perlu diketahui, 24 cabang olahraga resmi dipertandingan di Porprov ke-4 diantara atletik, bulu tangkis, bermotor, bina raga, bola voly, bola basket, catur, e-sport, futsal, triatlon, karate, menambak, muaythai, pencak silat, petanque, sepatu roda, sepeda, sepak bola, tinju, taek wondo, tenis meja, tenis lapangan, selam, dan dayung. (Red)



