BORERO.ID – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Provinsi Maluku Utara Tahun 2021 yang digelar Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) difasilitasi oleh Dewan Pers pada tanggal 9 sampai 10 April kemarin dinyatakan 50 peserta berkompeten atau lulus UKW.
UKW jenjang muda digelar di Sahid Bela Ternate ini, sebelumnya terdapat 54 wartawan atau jurnalis yang teregister namun dua peserta berhalangan hadir sehingga menjadi 52 peserta.
Ketua Panitia UKW Provinsi Malut Wahyudi M Pratopo, mengatakan, dari 54 wartawan yang teregistrasi itu, hanya 52 berkesempatan mengikuti UKW. Selama UKW berlangsung sampai berakhir itu, tim penguji beserta panitia memutuskan 1 peserta digugurkan karena tidak disiplin waktu dan beserta lagi dinyatakan tidak berkompeten.
“ Jadi UKW selama dua hari itu 50 peserta yang dinyatakan berkompeten,” kata Wahyudi memberi sambutan penutupan UKW, Sabtu (10/4) kemarin.
Dia menyatakan, puluhan jurnalis ini diuji oleh sembilan penguji yang kompeten didunia jurnalistik, yakni Ahmad Djauhar, Anggota Dewan Pers, Rustam Fachri Ahli Pers dari Dewan Pers, Dr. Wahyudi M Pratopo, Dr. Retno Intani, Dwi Ajeng Widyarini, Lestantya R Baskoro, Elik Susanto, Aat Surya Safaat, Yosep Suprayogi dari wartawan utama Tempo.
“ Semoga 50 peserta dinyatakan lulus ini dapat mengemban kode etik jurnalistik sebaik mungkin serta sebisa mungkin mengawal kepentingan public . Sementara yang belum dinyatakan lulus ada kesempatan pada Tahun depan 2022 untuk ikut UWK kembali,” ujar Wahyudi menghiri sambutanya.

Sementara itu Sekertaris Provinsi (Sekda) Provinsi Malut Samsuddin Abdul Kadir memberi apresiasi kepada pelaksana UKW yang sukses menguji kemampuan jurnalis muda sehingga dinyatakan 50 orang berkompeten atayu lulus. Hal ini menjadi modal bagi jurnalis Malut agar lebih meningkatkan kualitas mereka saat melakukan peliputan berita.
Menurut dia, bagi Pemerintah Provinsi sendiri memiliki tanggung jawab dalam peningkatan sumber daya manusia, salah satunya peningkatan kompetensi jurnalis ini. Karena itu, tidak menutup kemungkinan Pemprov Malut juga akan memfasilitasi pelaksanaan UKW kedepannya.
” Nanti yang belum lulus atau ikut UKW kemarin berarti saya pikir ini juga menjadi tugas kita agar tahun depan dapat difasilitasi, ” ujarnya. (Red)



