BORERO.ID TERNATE – Batu angus di Kota Ternate merupakan salah satu wisata alam menarik perhatian wisatawan lokal bahkan dunia. Tempat wisata ini adalah bukti sejarah warisan geologi pada ratusan lalu. Karena unik dan sarat keindahan alam, mamacu Pemerintah Kota Ternate perlahan-lahan mendorong menjadi taman Nasional atau Geopark.
Upaya Pemerintah Kota Ternate agar 41 side secapatnya ditetapkan sebagai Geopark Nasional dari Kementerian ESDM melalui Badan Geologi Pusat. Langkah ini mendapat respon positif setelah Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, Kepala Bappelitbangda Rizal Marsaoly, dan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Maluku Utara, Abdul Kadir D. Arif, membawa sejumlah dokumen persyaratan ke Badan Geologi di Bandung, pada Senin (30/10/2022) kemarin.
Rizal Marsaoly mengatakan, kedatangan ke Badan Geologi itu guna menyerahkan dokumen usulan penetapan warisan Geologi ke Kepala Pusat Geologi. Dokumen ini diserahkan langsung Wali Kota Ternate, yang sebelumnya telah berhasil direvisi oleh tim penyusun melalui zoom pada September lalu. Subatansinya adalah memperkuat syarat pendukung agar Desember 2022, status Ternate sebagai Geopark Nasional bisa terpenuhi. “Jadi semangat mendorong 41 side di wilayah Kota Ternate untuk menjadi satu kekuatan bahwa Ternate masuk dalam kriteria geopark. Namun secara keseluruhan Geopark Ternate memenuhi syarat untuk didorong sebagai pulau gunung api atau geopark ailen,” katanya.
Ternate bakal ditetapkan sebagai Geopark Nasional yang rencananya bersamaan dengan Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke- 772, 29 Desember 2022. Menurut Rizal, Geopark hanya berada dibeberapa daerah yang mempunyai warisan geologi termasuk Ternate. Tentu akan dikembangkan sebagai kawasan berbasis pemanfaatan potensi Geodiversity secara terintegrasi Biodiversity, dan Cultural Diversity, serta menerapkan prinsip konservasi yang disinergikan dengan rencana tata ruang. Hal ini diminta Wali Kota M Tauhid Solemen pasca Ternate ditetapkan sebagai Geopark Nasional sehingga membutuhkan langkah selajutnya. Maka rencana APBD Tahun anggaran 2023 melalui Bappelitbangda mengusulkan penyusunan master-plan Geopark Ternate sebagaimana diminta Badan Geologi, Kementerian ESDM.
“Tujuan dari penyusunan master plan nantinya ada dokumen mempunyai fungsi kontrol terkait keamanan 41 side yang menjadi kekuatan pengembangan Ternate sebagai Geopark Nasional. Insyallah kita bisa dorong sampai ke UNESCO,” ujarnya.
Rizal menambahkan, konsep tersebut prinsipanya melestarikan situs Geologi pada 41 side dengan melibatkan masyarakat disekitar sesuai dengan motto Geopark yakni “Memuliakan Warisan Bumi, Mensejahterakan Masyarakat”. Selain itu, melibatkan masyarakat untuk pengembangan produk-produk geowisata, seperti Geo-Trail, Geo-Tour, Geo-Homestay, Geo-Kuliner, dan Geo-Souvenir.
“Kedepan Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Pengelola Geopark yang berada dibawah tanggungjawab Bappelitbangda akan mempersiapkan itu semua. Karena kedepannya ada Dana Alokasi Khusus untuk pengembangan Warisan Geologi di beberapa Daerah di Indonesia, termasuk Kota Ternate,” jelas Rizal.

Bangun Museum Gunung Api
Ketua IAGI Maluku Utara, Abdul Kadir D. Arif menyatakan, dokumen usulan penetapan warisan Geologi telah diterima Badan Geologi Pusat. Dokumen tersebut sudah tak bermasalah. Selanjutnya, Ternate tinggal menunggu penetapan Surat Keputusan dari Kementerian ESDM.
Meski demikian, tanggal 27 atau 28 November 2022, tim teknis verifikasi yang dipimpin koordinator pusat survei geologi akan melakukan pemantauan, meninjau, mengamati, dan mengindentifikasi sebanayak 41 titik yang telah diusulkan. “Dari 41 titik itu, beberapa titik yang menjadi bagian dari warisan geologi sebagai geopark nasional,” katanya.
Abdul Kadir juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Ternate berencana membangun pusat informasi dan museum Warisan Geologi Ternate. Pembangunan ini disambut baik Kementerian ESDM dibawah Pusat Survei Geologi dan Museum Geologi. “Mini Museum Geologi yang akan di bangun sebagai Mini Museum Gunung Api Kuarter yang pertama di Indonesia,” ungkapnya.
Museum tersebut akan terisi sejumlah informasi terkait fisiografi dan terbentuk Pulau Vulkanik Gamalama, keragaman geologi kawasan Ternate Pulau, keragaman Geologi kawasan Ternate Barat, keragaman Geologi kawasan Ternate Selatan dan Tengah. “ Keragaman Geologi kawasan Ternate Utara, Geoculture (Budaya dan Sejarah) dan Rempah, ruang kontrol, Road Map Geopark, dan Pustaka Digital,” jelasnya.
Rizal Marsaoly membenarkan pemerintah Kota akan membangun Mini Museum Geologi di Geowisata Batu Angus. “Semoga Tahun ini geowisata batu angus sudah bisa ditetapkan sebagai Geopark Nasional, jika demikian tahun depan kami sudahdapat Dana Alokasi Khusus untuk pengembangan warisan geologi dari Bappenas,” kata Rizal. (Red)



