HALBAR  

Begini Kata Bupati Halbar Soal Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

Kegiatan workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan Desa di Halbar. (Dok : iin afriyanti)

BORERO.ID HALBAR– Bupati Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), James Uang,  membuka workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan Desa. Kegiatan Workshop ini diinisiasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku Utara, diselenggarakan di Aula Bidadari Kantor Bupati Halbar, Selasa (25/7/2023).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan, Pembangunan, dan Tata Kelola Pemerintahan Desa Badan Pengawasan dan Pembangunan BPKP Wasis Prabowo, Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Maluku Utara Edy Suharto, serta narasumber anggota komite IV DPD RI Ikbal H. Jabid, dan tim ahli anggota Wantimpres Ibu DR. Rahajeng Widya.

Bupati menyatakan bahwa, pengelolaan keuangan dan pembangunan Desa khususnya di Kabupaten Halbar seperti diketahui dari 173 Desa, terdapat 169 Desa yang menerima Dana Desa (DD).

Walaupun demikian, Bupati mengaku patut bersyukur atas  penilaian pengelolaan keuangan Desa versi KPK tahun 2022 lalu. ” Dimana Halbar masih berada pada point 87 persen, dan poin ini adalah tertinggi se-Maluku Utara,” kata Bupati saat memberi sambutan.

Bupati juga menambahkan, jika dilihat dari status indeks Desa membangun Tahun 2022, terdapat 5 Desa maju, 79 Desa berkembang, 59 Desa tertinggal, serta ada 31 desa sangat tertinggal.

“Untuk itu, saya ingatkan kembali agar kita tidak terlena dengan keberhasilan kecil dari KPK dan segera mengejar ketertinggalan, sehingga kedepan dapat tercipta pengelolaan keuangan desa lebih efektif dan efisien, dan serta mampu sampai pada desa tertinggal di Halmahera Barat,”tandas Bupati. (*)

Penulis : Iin Afriyanti Hasan
Editor : Sandin Ar 

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *