BORERO.ID SANANA – Hujan deras Senin malam hingga kini membuat sejumlah titik langganan bajir dipantau atau dimonitoring Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepuluan Sula. Hal ini karena kali Mangon sempat meluap dari jembataan hingga membuat jalan di sekitar jembatan Waigub tergenang dan berlumpur bahkan luapan air sampai masuk ke rumah-rumah warga.
Pantuan jurnalis borero.id, dari titik kali atau Desa Mangon sampai ke Desa Waihama juga ditemukan genang air disejumlah titik seperti di Desa Fogi, Desa Fagudu, maupun di jalan umum Desa Fatce. Air tergenang mengakibatkan aktifitas kendaraan roda dua dan empat terganggu saat melintasi jalan. Warga Desa Fatce bahkan terlihat sempat memalang jalan umum akibat genangan air semakin tinggi.
Kepala BPBD Kepulauan Sula, Haji Buhari Buamona kepada media ini mengatakan, akan terus memonitoring dan berkordinasi denagn pihak terkait untuk berupaya mengatasi masalah banjir. “Bukan kita fokus di dalam kota Sanana saja, tapi kita akan pantau kondisi di Desa Baleha lagi. Karena curah hujan semakin deras dan belum dipastikan kapan berakhir,” kata Buhari, Selasa (5/7/2022) pagi.
Buhari menegaskan, tetap memantau dari titik Kota Sanana sampai ke Desa Baleha yang saat ini menjadi korban bajir. Sebab luapan air dan mengakibatkan banjir kapan saja dapat terjadi selama kondisi cuaca tidak berhasabat. ” Kita akan segera mengidentifikasi titik-titik luapan air dan banjir untuk disampaikan ke pimpinan kami untuk bisa mencari jalan keluarnya,” tandasnya. (Red/Ano)



