TIDORE.BORERO.ID – Para sopir angkot yang tergabung dalam organda Kota Tidore Kepulauan melakukan Aksi Protes terhadap pemerintah Daerah yang telah menetapkan tarif angkutan pada tanggal 27 Oktober 2021, melakukan mogok selama 5 jam.
Membuat aktivitas masyarakat sempat mengalami lumpuh, Aksi tersebut lantaran memprotes keputusan walikota Nomor: 127. 2 Tahun 2021 tentang Penyesuaian Tarif Angkutan Jalan dalam wilayah Kota Tidore Kepulauan.
Menanggapi masalah tersebut Dinasn perhubungan mengundang pengurus Organisasi Angkutan darat (Organda) Kota Tidore kepulauan untuk melakukan pertemuan untuk mencari jalan keluar untuk masalah tersebut.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kasat Lantas Polres Tidore Iptu.Julaiha Dukomalamo untuk kembali membicarakan tarif angkutan yang di tetapkan oleh pemerintah Daerah.
Usai melakukan pertemuan kepala Dinas perhubungan Daud Muhammad didampingi oleh Kepala Bidang Darat dan sejulah staf, ia mengatakan tarif yang disampaikan oleh Organda kita sudah melakukan kajian terkait tarif atas dan bawah, sudah kita sepakati bersama antara dishub dan organda, sekaligus ditindak lanjuti denga keputusan walikota.
Dalam pertemuan tersebut memutuskan 3 poin yakni, Tarif Angkutan atas maupun tarif bawah tetap tidak berubah sesuai dengan Keputusan Walikota, Prilaku sopir kelengkapan kendaraannya, dan penguna transportasi yang harus berposisi aman dan nyaman.
” Dulunya tarif Rum – Soasio 10.000 ribu rupiah, terhitung mulai dari pelabuhan rum sampai tanjung Soasio, sekarang kita hitung dari Tanjung soasio sampai terminal menggunakan google Maps 5 km, Sehingga hitungan tim teknis bahwa angka yang semula di hitung mulai dari rum sampai tanjung soasio hanya 22 km sedangkan dari terminal ke terminal panjangnya 25 km, kanaikan di hitung per km, sehingga perkilo naiknya sebesar 560 rupiah, dari angka tersebut maka dishub menetapkan tarif 14.980 rupiah,” Ujar Kadishub.
sementara ketua Organda Kota Tikep Amir Soleman, bahwa berdasarkan pertemuan dengan Dishub tersebut kami merasa senang atas hasil keputusan.
“Kami menerima hasil kesepakatan tarif angkot dan dijamin tidak lagi melakukan aksi mogok terhadap kenaikan harga angkot,” ujarnya.(Oi)



