BORERO.ID SOFIFI – Terhitung sampai 15 Juni 2022, kegiatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara yang selesai ditenderkan menelan anggaran Rp 233 miliar lebih (Rp 233.961.962.250). Anggaran dua ratus miliar lebih ini dari 112 paket kegiatan yang tersebar di 16 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemprov Malut.
Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Malut Saifuddin Djuba saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, jumlah paket yang telah selesai dilakukan terder sampai 15 Juni 2022 sebanyak 112 paket dengan nilai pagu Rp 233.961.962.250 sementara nilai kontrak Rp 210.297.184.699 sehingga terdapat efesiensi anggaran Rp 23.664.777.551 atau 3.57 persen.
Dari 112 paket yang selesai terder itu terdiri, pekerjaan konstruksi 65 paket, dengan nilai Rp 186.589.315.051, pengadaan barang 25 paket dengan nilai 34.361.647.200, jasa lainnya 5 paket, dengan nilai Rp 3.880.000.000 dan jasa konsultasi 17 paket dengan nila Rp 9.131.000.000.
”Sebanyak 16 SKPD yang melaksanakan tender paket kegiatan dengan total paket sebanyak 112 paket yang terdiri dari pekerjaan konstruksi, pengadaan barang, jasa lainnya serta jasa konsultasi,”kata Mantan Pj Bupati Halmahera Utara itu.
Saifuddin menambahkan,sementara paket kegiatan yang sementara proses pemilihan atau tender sebanyak 38 paket dengan nilai pagu Rp 101.680.244.195.”untuk kegiatan yang sementara tender itu sekitar 38 paket,”singkatnya. (Red)


