HUKRIM  

PT Bahari Berkesan Makin Genjar Diusut

BORERO.ID, TERNATE- Kejaksaan Tinggi Kejati Maluku Utara genjar mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi pada PT Holding Company Bahari Berkesan. Ini karena pengelolaan anggaran atau modal investasi  diduga bermasalah sejak Tahun 2016-2018 sebesar 25 milyar.

Sementara pengelolan anggaran untuk Tahun 2018 yang dikucurkan pada anak perusahan yakni PT BPRS Bahari, PT Alga Kastela, maupun PT Bahari Berkesan sebagai induk perusahan sebesar 5 milyar. Dana tergolong fantastik ini sudah tentu menjadi atensi penyilidikan dilembaga Adhyaksa itu sehingga sebelumnya pasca dinaikan ke Bidang Pidana Khusus (Pidsus) langsung dilakukan pemeriksaan lebih dalam. Sebagimana pada Kamis (12/8/2021) siang tadi, dua level pejabat pemerintah Kota Ternate serta satu orang dari pihak swasta diperiksa oleh tim penyelidik Pidsus Kejati Malut.

“hari ini kita lagi melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang  dianggap mengetahui terkait masalah perusda.  Hari ini diperiksa 3 orang,”  kata juru bicara Kejati Malut Richard Sinaga.

Dia menuturkan, tiga orang yang dimintai keterangan ini diantaranya dua orang ASN dari Pemerintah Kota Ternate, dan 1 orang dari pihak swasta yang dinilai memiliki korelasi dengan kasus tersebut. Meski begitu, identitas tiga orang yang diperiksa itu sementara belum dibuka demi kepentingan penyelidikan lebig dalam.

“Jangan sampai nanti dengan pemberitaan yang kita sampaikan justru nanti menghambat proses yang kita lakukan. Intinya kita terbuka kok, dengan tujuan membuat terang permasalahan ini,” tandas kepala seksi penerangan hukum (Kasi Penkum) ini.

Sekadar diketahui, penanganan perkara dugaan korupsi dana penempatan investasi pada Perusda PT. Bahari Berkesan tersebut tercatat sudah sebanyak 9 orang yang dimintai keterangan oleh Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

Mereka diantaranya, Kepala Inspektorat Kota Ternate, Plt Kabag Hukum Kota Ternate, penanggung jawab apotek Bahari Berkesan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Ternate, Direktur Holding Company Bahari Berkesan, Direktur BPRS Bahari Berkesan, Sekretaris Kota Ternate, mantan Direktur Perusda Ternate Bahari Berkesan, dan Direktur PT Alga Kastela. (Red)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *