Sehari Kabur, Napi Pembunuhan di Ternate Berhasil Diringkus

Upi Napi kasus pembunuhan yang sempat kabur berhasil diringkus . (Foto; istimewa)

BORERO.ID, TERNATE-  Muhammad Kasim Hafel alias UPI yang kabur atau melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate, Selasa (24/8/2021) sekitar pukul 03 : 00 WIT dini hari, akhirnya berhasil diringkus. Terhitung hanya dalam waktu sehari, Upi diamankan di Kelurahan Tafraka, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate pada Rabu (25/8/2021) siang tadi, langsung digiring ke Pos Polisi Pulau Hiri. Saat ini, Upi yang terlibat tindak pidana perkara pembunuhan di Ternate beberapa Tahun lalu dalam perjalanan ke Kota Ternate dengan speed boad dibawah pengawalan ketat pihak keamanan. ” Barusan dapat kabar,  jajaran Polsek Pulau berhasil amankan. Sementra menuju Polres untuk selanjuttnya akan diserahkan ke Lapas kembali” kata Kapolres Ternate  AKBP Aditya Lakasimada.

Kantor Wilayah Kemenkum HAM Maluku Utara juga membenarkan daftar pencarian orang atas nama Muhammad Kasim Hafel alias UPI berhasil ditemukan kembali. ” Iya benar yang bersangkutan telah diamankan dan langsung digiring ke pos polisi di pulau hiri,” singkat Kepala Bagian Humas Kemenkum HAM Malut, Irwan saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Upi berhasil kabur atau melarikan diri lewat tembok Lapas Ternate. Napi tersebut diketahui menghuni tahanan sejak 2014 silam atas keterlibatan dirinya  dalam kasus tindak pidana pembunuhan di Kota Ternate. Kepala Lapas Kelas IIA Ternate Maman Hermawan mengaku, setelah mengetahui salah satu napi  atas nama Upi tersebut kabur dari Lapas langsung dirinya mekakukan upaya kordinasi dengan pihak kepolisian guna melakukan pencarian.  Setelah mengetahui Upi melarikan diri dengan memanjat tembok lapas yang diduga dibantu Bayu seorang tahanan kasus narkoba. “ Upi ditempatkan pada blok maximum security atau blok pertobatan bersama dengan Bayu. Upi  merupakan tahana atas kasus pembunuhan di Kota Ternate dengan putusan pengadilan selama 20 tahun yang mulai masuk ke Lapas sejak awal tahun 2014,” katanya.

Maman mengatakan, peristiwa ini sebanarnya sudah berulang kali dilakukan oleh Upi namun berhasil digagalkan oleh petugas. Kejadian  pada Selasa dini hari itu, awalnya sudah direncakan dengan merusak tembok kamar tahanan namun Upi tidak melakukan secara sendiri tetapi  diduga dibantu Bayu yang merupakan rekan sekamarnya.
“Hanya saja upaya pelarian itu untuk Bayu berhasil digagalkan petugas.  Sementara Upi sendiri berhasil kabur karena sudah dalam posisi di luar pagar” kata Kalapas Ternate. (Red)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *