BORERO.ID TERNATE– Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, angkat bicara soal rencana 72 Kepala Kelurahan harus terbang atau berangkat ke Provinsi Bali untuk mengekuti Bimbingan Teknis (Bimtek).
Wali Kota menegaskan meski sebagai pemimpinan, tapi tak memaksakan 72 jarannya itu barangkat ke Bali. Pasalnya, sekian Kepala Kelurahan di Kota Ternate ada tidak berkeingnan mengekuti Bimtek dengan alasan masih fokus dengan prioritas pembangunan di Kelurahan. “Jadi ada lurah mengeluh dan merasa tak bisa berangkat tidak apa-apa,” singkat Tauhid kepada borero.id, Senin (7/11/2022).
Berbeda, Kabag Pemerintah Setda Kota Ternate, Wanti Julianty, mengatakan Bimtek para Lurah ini ke Bali tetap dilakukan untuk meningkatkan kapasitas SDM Lurah. “Kita tahu bersama latarbelakang pendidikan Lurah-Lurah yang ada ini bermacam-macam, dan memilih Bali sebagai lokasi Bimtek bukan sebagai unsur kesengajaan,” kata dia.
Baca juga : Zainul : Rencana Perjalanan Lurah ke Bali Dipertimbangkan
Bimtek ini akan dilakukan publik spiking, kemudian ada studi banding bersih sampah ke Kabupaten Bangli Desa Panglikuran. ” Disitu kita akan ajak mereka di desa itu untuk belajar bagimana pengelolaan kebrsihan dan penanganan sampah,” ujarnya.
Disentil ada Lurah keberatan mengekuti kegiatan itu, dia mengaku belum mengetahui alasan tersebut seraya menyarankan agar Lurah yang bersangkutan menyampaikan alasan secara jelas jika tak mau berangkat.
Dia menambahkan bahwa, agenda Bimtek ini baru berisifat perencanaan sehingga pasti ada perubahan. “Jadi rencana berangkat juga belum pasti, karena masih menunggu dengan pencairan dana kelurahan,” tutup Wanty. (Gan)



