Kapolda Malut Bicara Konfilik Rusia-Ukraina di Rakernis

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin saat memberi arahan dalam kegiatan rakernis di Royal Resto Ternate. (Dok : humas Poldamalut)

BORERO.ID TERNATEKapolda Maluku Utara (Malut) Irjen Pol. Risyapudin Nursin bicara tentang konfilik antara Negara Rusia dan Ukraina saat menggelar rapat kerja teknis (Rakernis) gabungan. Kegiatan rakernis ini menyangkut fungsi Polairud dan Binmas Polda Malut yang berlangsung di Royal Resto Ternate, Rabu (27/4/2022).

Kapolda menyebut fenomena belakangan ini terjadi di dunia akibat daripada konflik antara Rusia dan Ukraina. Tentunya berdampak kepada semua orang seperti harga BBM, minyak goreng, maupun harga bahan pokok yang mengalami kenaikan. Hal tersebut tentu berpengaruh baik kepada dunia ekonomi maupun perindustrian sehingga perlu dipahami, dikontrol, diantisipasi khususnya di wilayah Maluku Utara.

Kapolda mengingatkan dalam kegiatan rekarnis itu masing-masing satker untuk selalu bekerja beriringan dan bersinergi agar organisasi Polri menjadi lebih baik. Karena diketahui Grand strategy Polri telah dicanangkan pimpinan Polri sejak tahun 2004, saat ini sudah berada tahap III (2016-2025) yang berorientasi kepada kesempurnaan, strive for excellence. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pimpinan Polri menerapkan kebijakan yang tentunya menyesuaikan dengan perkembangan situasi yang terjadi. “ Kapolri saat ini membuat program Polri Presisi yakni prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan yang dijabarkan melalui 16 program prioritas Kapolri,” kata Kapolda saat memberi arahan.

Menindaklanjuti program tersebut, Baharkam Polri melaksanakan evaluasi pelaksanaan terhadap jajaran khususnya fungsi polairud dan fungsi Binmas sehingga diharapkan terwujud persamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas agar dapat mendukung program prioritas Nasional dan reformasi struktural menuju Indonesia maju. “ Karena itu rakernis fungsi polairud dan  binmas Polda Malut  yang dimaksud untuk mengimplementasikan program kerja korpolairud dan Korbinmas Baharkam Polri Tahun 2022,” jelasnya.

Kapolda menyatakan, akibat daripada konflik antara Rusia dan Ukraina yang tentunya berdampak seperti harga BBM yang mengalami kenaikan tentunya juga berpengaruh pada dunia ekonomi maupun perindustrian. “ Kita Harus dapat memahami, mengontrol, dan mengantisipasi hal tersebut khusunya untuk wilayah Provinsi Malut” ungkapnya.

Menurut Jenderal bintang dua ini, hal tesebut akan terus bergulir sebab negara yang sedang berkonfilik itu merupakan penghasil migas terbesar kedua di dunia. Karena itulah pihaknya berjarapa ada upaya antisipasi dan harus mampu memberi pelayanan yang baik di tengah-tengah masyarakat Khususnya para Kasat Binmas dan Kasat Polair. Sebab banyak program yang harus dilaksanakan seperti DPT minyak goreng.

Kapolda berharap, pelaksanaan rakernis ini dapat menginventarisir dan mengetahui program apa saja diberikan oleh pemerintah dalam membangun ekonomi Nasional sehinga tidak ada keragu raguan dalam pelaksanaan di lapangan. “Untuk kita pahami bersama, rakernis yang dilaksanakan merupakan sarana bagi kita semua, untuk mengkaji dan mengevaluasi, baik terkait pencapaian maupun hambatan pelaksanaan tugas serta strategi menghadapi berbagai tantangan tugas kedepan,” jelas Irjen Pol Risyapudin Nursin.

Kegiatan rakernis tersebut mengangkat tema ”mengefektifkan tugas polairud dan Preemtif Binmas yang presisi guna mengamankan program prioritas nasional dalam rangka mendukung pemulihan Ekonomi nasional dan Reformasi Struktural menuju indonesia maju,”(Red)

\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *